Breaking News:

Berita Kota Surabaya

New Avanza dan New Veloz Kukuhkan Toyota sebagai Market Leader LMPV, Dilepas Mulai Rp 211 Jutaan

MPV generasi terbaru itu diharapkan bisa mengukuhkan posisi Toyota sebagai market leader di pasar low multi purpose vehicle (LMPV).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Deddy Humana
surya/sri handi lestari
New Toyota Veloz yang diluncurkan dan dikenalkan di pasar Surabaya bersamaan dengan New Toyota Avanza yang digelar di Auto 2000 Kertajaya, Rabu (10/11/2021). 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui jaringan Auto 2000 di Surabaya dan Jawa Timur (Jatim), mengumumkan telah tersedianya New Avanza dan New Veloz 2021, Rabu (10/11/2021).

Seri terbaru dari segmen low MPV (Multi Purpose Vehicles) keluarga 7 seater ini, menjadi generasi terbaru dari seri yang telah hadir sejak tahun 2003 tersebut.

I Ketut Sutena selaku Koordinator Wilayah Kepala Bengkel (Korwil Kabeng) Auto 2000 Jatim mengatakan, spesifikasi Avanza dan Veloz baru punya tampilan yang benar-benar baru.

"Avanza dan Veloz terbaru ini hadir dengan menggunakan platform baru, Full Engine – Front Wheel Drive (FF) yang dikembangkan Toyota khusus ini seri ini," kata Ketut saat pengenalan dua seri baru ini di Auto 2000 Kertajaya Surabaya.

Operation Manager Auto2000 Jawa Timur (Jatim), Judianto mengatakan, peluncuran MPV generasi terbaru itu diharapkan bisa mengukuhkan posisi Toyota sebagai market leader di pasar low multi purpose vehicle (LMPV).

Selama ini, pihaknya memang masih memegang penjualan terbesar dengan market share sebanyak 27,9 persen di segmen LMPV Jatim. ’’Pasar LMPV ini salah satu yang paling banyak diincar. Kami hanya beda 3 persen jika dibanding market share terbesar kedua di Jatim,’’ jelasnya.

Saat ini, penjualan LMPV mencapai 370 unit per bulan. Angka itu membuat kontribusi Avanza mencapai 18,3 persen dari total penjualan alias kontributor tertinggi kedua. Sedangkan, kontributor terbesar untuk wilayah Jatim masih dipegang medium MPV dengan kontribusi sebesar 26,1 persen.

Untuk mempertahankan posisi tersebut, pihaknya harus merombak desain serta menambahkan fitur. Sebab, trend LMPV saat ini memang sedang bergeser. Konsumen tak lagi puas dengan fitur pas-pasan.

’’Kami berharap bahwa nantinya peluncuran ini membuat market share kami bisa tumbuh menjadi 31 persen,’’ ungkap Judianto sambil menyebut seri ini OTR Surabaya dibanderol mulai Rp 211 juta hingga Rp 297 juta.

Jatim diakui mendapatkan kuota sekitar 500 unit per bulan. Hal tersebut karena provinsi tersebut merupakan kontributor kedua terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta. Provinsi Jatim menyumbang 15 persen dari penjualan nasional.

Judianto hampir yakin bahwa kuota itu bakal terserap 100 persen di awal penjualan. "Karena pasar Low MPV masih menjadi salah satu yang paling diminati oleh konsumen selama 18 tahun terakhir," tandas Judianto. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved