Berita Blitar

Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia Kediri Gelar Workshop Digital Payment untuk UMKM di Kota Blitar

Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar sosialisasi dan implementasi QRIS serta Workshop Digital Payment bersama 500 UMKM di Kota Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Anggota DPR RI Komisi XI, Sarmuji membuka acara sosialisasi dan implementasi QRIS serta Workshop Digital Payment bersama 500 UMKM se-Karesidenan Kediri di Kota Blitar, Selasa (9/11/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar sosialisasi dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta Workshop Digital Payment bersama 500 UMKM se-Karesidenan Kediri di Kota Blitar, Selasa (9/11/2021).

Kegiatan itu untuk mendorong para pelaku UMKM agar bertransaksi secara digital atau digital payment menuju digital manajemen.

Acara itu dibuka oleh Anggota DPR RI Komisi XI, Sarmuji dan dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri, Wihujeng Ayu Rengganis.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri, Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan QRIS adalah kombinasi dari berbagai jenis QR Code dalam berbagai penyelenggaraan jasa sistem pembayaran (PJSP).

Hal tersebut membuat kegiatan jual beli digital dengan menggunakan QR Code menjadi lebih aman, cepat, serta mudah.

Untuk itu, setiap penyedia PJSP dengan basis QR Code, baik itu pihak lokal ataupun asing, sudah wajib untuk menggunakan QRIS.

Hal ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam PADG No 21/18/2019 terkait implementasi Standar Internasional QRIS untuk metode pembayaran.

"Dalam kegiatan ini, kami mendorong pelaku UMKM untuk bertransaksi secara digital melalui QRIS. QRIS ini punya slogan cepat, mudah, aman," kata Rengganis.

Dikatakannya, selain sosialisasi, BI juga memberikan pelatihan digital payment kepada para pelaku UMKM.

Dengan pelatihan digital payment, harapannya para UMKM bisa menuju ke digital manajemen.

"Kami akan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar bisa melakukan digital payment untuk menuju digital manajemen," ujarnya.

Anggota DPR RI Komisi XI, Sarmuji mengapresiasi upaya BI yang memfasilitasi para pelaku UMKM untuk menuju digitalisasi.

Dengan menyatukan digital payment dari berbagai vendor, konsumen dan penjual bisa lebih mudah melaksanakan transaksi.

"Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang bisa terlibat menggunakan QRIS. Karena UMKM harus terhubung dengan bank," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved