Breaking News:

Berita Surabaya

Kisah Cak Ri, Pedagang Nasi Goreng di SWK Dharmahusada Surabaya, yang Kini Sukses Beli Rumah

Berkat meningkatnya profit tersebut, ia pun bisa juga menabung dan uang yang ditabung dibuat beli rumah.

tribun jatim/fikri firmansyah
Cak Ri, salah satu pedagang yang memanfaatkan ekosistem digital GoTo di SWK Dharmahusada. Senin (8/11/21). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gerakan #BangkitBersama yang diinisiasi oleh GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial terbukti telah menghasilkan dampak positif, khususnya bagi pelaku UMKM disektor kuliner.

Hal tersebut dialami sendiri Cak Rusdi atau akrab disapa Cak Ri.

Bermain di sektor usaha mikro dengan berjualan nasi goreng (Nasgor), Cak Ri mengakui banyak keuntungan yang didapat sejak memanfaatkan ekosistem digitil yang ada pada GoTo. Salah satunya GoFood.

Sejak ia mendaftar sebagai mitra usaha Gojek lewat GoBiz, dagangannya yang ditawarkan melalui GoFood memang sangat laris manis sekalipun ada pandemi.

"Kalau gak ada GoTo mungkin saat ada pandemi saya sudah tidak jualan lagi. Karena lapak saya di Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Dharmahusada ini kan harus tutup jam 8 malam. Tapi Alhamdullilah, karena nasgor yang saya jual sudah bisa dipesan melalui GoFood, maka saya pun juga bisa tetap jualan dari rumah, sekalipun sudah diatas jam 8 malam," terang Cak Ri saat menghadiri acara gerakan #BangkitBersama di Surabaya, Senin (8/11/21) di SWK Dharmahusada.

Baca juga: Di Kota Kediri, Ibu Hamil Risiko Tinggi Dapat Pendampingan Petugas Kesehatan

Tak hanya itu, sejak menjadi Mitra Usaha Gojek, profit dari jualan nasgornya juga meningkat.

"Sebelum tahun 2019 profit maksimal itu 1 juta, tapi sejak resmi jadi mitra usaha Gojek di tahun 2019 hingga saat ini profit meningkat 50 persen yakni bisa capai 1,5 juta," imbuhnya.

Lebih dari itu, masih kata Cak Ri, berkat meningkatnya profit tersebut, ia pun bisa juga menabung dan uang yang ditabung dibuat beli rumah.

"Jadi profit yang terus meningkat itu juga tidak saya hambur-hamburkan, melainkan saya tabung, dan Alhamdullilah sekarang saya sudah beli rumah berkat tabungan dari hasil jualan nasgor ini," jelas Cak Ri.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Chief Food Officer Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo menambahkan, Surabaya dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner karena banyaknya industri rumahan kuliner yang terkenal sampai ke kota-kota lain.

"Terlebih data kami juga mencatat anggota Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Surabaya mencapai lebih dari 5000 UMKM dan merupakan kota dengan basis anggota terbesar ketiga setelah Jakarta dan Bandung. Fokus GoTo adalah untuk memberdayakan berbagai UMKM di Surabaya agar dapat tumbuh kembang.

Dengan dukungan solusi digital dari GoTo bersama inisiatif seperti Sentra Wisata Kuliner dari Pemerintah Kota Surabaya, Kami percaya UMKM di Surabaya akan #BangkitBersama, makin berkembang dan tidak kalah saing dengan produk-produk brand besar," kata Catherine.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved