Berita Lumajang
Hujan Deras, Jalur Perbukitan Piket Nol Kabupaten Lumajang Longsor
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, titik longsor terjadi di kilometer 55.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Diguyur hujan lebat, jalur perbukitan Jalan Piket Nol, Lumajang kembali longsor, Senin (8/11/2021) malam.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, titik longsor terjadi di kilometer 55.
Kawasan itu masuk Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
Derasnya hujan mengakibatkan tebing setinggi 10 meter lebih runtuh.
Reruntuhan itu membawa material lumpur dan batu.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Kabupaten Trenggalek Bangun Kolaborasi Majukan Peran UMKM dan Perempuan
Namun, material lumpur menutupi separo badan jalan hingga sepanjang 30 meter, dengan ketebalan 4 meter.
Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Lumajang, Joko Sambang mengatakan, longsor pertama kali diketahui oleh warga.
Mendapatkan laporan warga, petugas langsung melakukan penanganan terhadap longsor tersebut.
"Longsor ini sempat membuat arus kendaraan Lumajang-Malang terganggu sampai pagi tadi, tapi sekarang sudah dilakukan asesmen," kata Joko.
Sementara ini, petugas membersihkan material longsor menggunakan alat manual seperti alat parang, cangkul dan arko.
Namun, jika sampai sore pembersihan belum selesai rencananya petugas akan mengerahkan alat berat.
"Memang alat berat masih maintenance. Kondisional saja jika sampai sore belum selesai kami akan naikkan alat berat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jalan-piket-nol-desa-supiturang-kecamatan.jpg)