Citizen Reporter

Pesan Menarik di Pelatihan Jurnalistik ITS Tekno Sains: Menulis itu Mudah, Jika Paham ini

Pelatihan yang digelar di Gedung research center lantai 3,  Kampus ITS , Sukolilo, Surabaya diikuti para karyawan ITS Tekno Sains dari berbagai unit.

Editor: Musahadah
istimewa/its tekno sains
Para peserta pelatihan jurnalistik yang digelar ITS Tekno Sains pada Kamis (4/11/2021). 

SURYA.CO.ID - "Menulis itu mudah". Kalimat itu diucapkan Editor Surya Online, Musahadah saat memberikan materi dalam pelatihan jurnalistik yang digelar ITS Tekno Sains pada Kamis (4/11/2021). 

Pelatihan yang digelar di Gedung research center lantai 3,  Kampus ITS , Sukolilo, Surabaya itu diikuti para karyawan ITS Tekno Sains  dari berbagai unit. 

Seperti yang diketahui ITS Tekno Sains memiliki beberapa unit bisnis yang masing-masing memiliki berbagai macam kegiatan  berbeda serta penting untuk dilaporkan di website  mereka (www.itsteknosains.co.id).

Acara ini menghadirkan Manager Digital Harian Surya, Adrianus Adhi dan Editor Surya Online, Musahadah.

Pemaparan materi pertama disampaikan Musahadah yang banyak memberikan wawasan tentang cara menulis yang baik dan menarik. 

“Menulis itu mudah, jika mau belajar," katanya. 

Dia mencontohkan rekan kerjanya yang sebagian jusru tidak berasal dari jurusan Jurnalistik. 

Hal ini menjadi penyemangat para peserta yang memang latar belakang pendidikan bukan dari jurnalistik. 

Uus, panggilan Musahadah kemudian memaparkan bagaimana cara menentukan angle atau sudut pandang berita. 

Sama halnya dengan fotografi, menulis juga membutuhkan angle yang sesuai.

"Artikel berita akan menjadi lebih menarik ketika penulis dapat menemukan angle berita yang nantinya akan ditonjolkan," katanya. 

Sudut pandang berita ini bisa lebar atau sempit tapi mendalam dengan menggali hal yang menarik yang terjadi dalam suatu kejadian (liputan).

Selain itu juga dipaparkan bagaimana cara wawancara yang baik.

"Ketika meliput berita, jangan lupa mendapatkan statement dari narasumber yang berkaitan dengan topik yang akan diliput. Hal ini memberikan kesan seolah pembaca merasakan kejadiaan yang penulis tuliskan," katanya. 

Ketika penulis sudah menentukan sudut pandang dan sudah melakukan wawancarai, selanjutnya adalah proses menulis.

"Hal penting yang menentukan seorang akan melanjutkan membaca tulisan kita selain angle berita yang kita buat yaitu judul. Buatlah judul yang menarik, atau sedikit menggoda pembaca untuk bisa melanjutkan membaca artikel yang kita tulis," ujarnya. 

Terakhir, dalam menulis berita, dia juga mengingatkan kewajiban untuk memenuhi unsur 5W + 1 H yakni what, where, when, who, why dan how. 

Setelah Musahadah menyampaikan empat tips tersebut, Adrianus Adhi memberikan tambahan informasi mengenai pengambilan foto serta kode etik dalam mengambil serta mengunggah foto yang akan dilampirkan dalam suatu berita.

Pembawaan trainer yang menyenangkan, tempat yang kondusif, serta materi yang disampaikan sangat informatif membuat peserta tidak beranjak meski  sudah empat jam berlalu.

Pelatihan yang dilaksanakan secara hybrid (sebagaian melalui zoom dan sebagai di ruangan TSA) berlangsung  menyenangkan.

Diakhir acara peserta melakukan swafoto bersama untuk mengenang momen menyenangkan saat mengikuti kelas menulis dengan Harian Surya.

Penulis

Anninda Mughniy Rahayu

Assisten Manajer Marketing ITS Tekno Sains

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved