Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Ahli Waris Korban Perahu Terbalik Tuban Dapat Santunan dan Uang Duka dari Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah bertolak ke Tuban, menyambangi keluarga korban insiden perahu terbalik di Bengawan Solo, Jumat (5/11/2021).

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan uang duka kepada keluarga korban insiden perahu terbalik di Bengawan Solo, Jumat (5/11/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Setelah melakukan peninjauan dan menyantuni korban banjir bandang di Kota Batu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertolak ke Tuban, menyambangi keluarga korban insiden perahu terbalik di Bengawan Solo, Jumat (5/11/2021).

Gubernur Khofifah mendarat di Tuban dan langsung meninjau posko evakuasi insiden perahu terbalik di Balai Desa Ngadirejo, Kabupaten Tuban. Di sana Gubernur Khofifah langsung menyerahkan santunan dan uang duka kepada keluarga korban meninggal.

Keluarga korban yang mendapat santunan adalah keluarga Agus Tutin (L) 28 tahun, warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Keluarga Toro (L) 40 tahun, asal Sale Rembang, dan keluarga Kasian (L) 65 tahun, warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Keluarga yang disantuni adalah keluarga korban yang telah ditemukan meninggal akibat dari insiden perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo. Santunan duka cita kepada keluarga korban meninggal dunia masing-masing Rp 10 juta.

"Bapak Ibu yang mewakili ahli waris korban meninggal dunia akibat laka perahu penyeberangan, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Innalillahi wa innailaihi Rajiuun, mudah-mudahan seluruh amal ibadah almarhum almarhumah semua diterima oleh Allah dan khilafnya diampuni oleh Allah," kata Gubernur Khofifah.

Secara khusus Gubernur Khofifah meminta keluarga agar ikhlas menerima musibah ini. Bahwa setiap manusia tidak tahu kapan dan bagaimana cara Allah memanggil dan menjemput ajal.

"Dan tentu mari kita semua sama-sama berdoa, agar semoga semua yang dipanggil Allah dalam keadaan husnul khotimah," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, telah terjadi laka pada perahu yang membawa 19 orang penumpang dan 7 sepeda motor terbalik di penyeberangan Kanor-Rengel, Kabupaten Tuban pada Rabu (3/11/2021), sekitar pukul 09.30 WIB.

Perahu tersebut menyeberangi Sungai Bengawan Solo dari arah Rengel, Tuban, menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Namun belum sampai tujuan, di tengah sungai perahu terseret arus yang kencang hingga terbalik. Beberapa penumpang tercebur ke sungai dan ikut terbawa arus sungai.

Di kesempatan yang sama, Khofifah juga memberikan bantuan paket sembako kepada para korban selamat dan warga sekitar.

Diketahui bahwa saat ini 5 orang masih dalam pencarian. Dalam proses pencarian ini menggunakan 10 unit perahu karet, 3 unit perahu fiber dan melibatkan 379 personel dari berbagai instansi. Di antaranya BPBD Tuban, BPBD Jatim, BPBD Lamongan, Polres, Kodim, BASARNAS, PMI, Dinas Perhubungan setempat dan beberapa instansi lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved