Breaking News:

Berita Banyuwangi

Wakil Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan Gratieks dan Tanipreneur   

Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah mendapatkan penghargaan pimpinan daerah eksekutor Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks).

Penulis: Haorrahman | Editor: Parmin
surya.co.id/haorrahman
Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah menerima penghargaan pimpinan daerah eksekutor Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) dan Tanipreneur Daerah 2021. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah mendapatkan penghargaan sebagai pimpinan daerah eksekutor Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) dan Tanipreneur Daerah 2021.

Penghargaan tersebut diperoleh dari Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu).

Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu), Yoyok Pitoyo, kepada Wabup Sugirah dalam acara Kopitu Tanipreneur Camp & Award 2021 yang digelar di Surabaya, Kamis (4/10/2021). Hadir pula dalam acara tersebut Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Sugirah mendapat penghargaan tersebut karena dinilai aktif dalam kemajuan pertanian di Kabupaten Banyuwangi, serta berperan aktif dalam menyukseskan program Gratieks dari Kementerian Pertanian (Kementan). 

Yoyok menyatakan penghargaan ini merupakan apresiasi dari Kopitu terhadap pelaku yang menyukseskan program Gratieks dari Kementerian Pertanian. 

"Bapak Sugirah ini salah satu pemimpin daerah yang memiliki latar belakang petani dan terus berperan aktif menggenjot ekspor pertanian di Kabupaten Banyuwangi," ungkapnya.

Yoyok mengungkapkan pengusaha mikro kecil menengah sektor pertanian ini menjadi prioritas di Indonesia. Sebab di masa pandemi, pertanian adalah salah satu sektor yang masih bisa bertahan di tengah situasi ini.

Sementara, Sugirah mengatakan penghargaan ini menjadikan pelecut semangat bagi pemkab untuk menggenjot hasil pertanian, dan terutama untuk meningkatkan ekspor di sektor ini.

Di antaranya buah naga yang telah menjadi produk unggulan holtikultura di Banyuwangi.

"Buah naga sudah banyak yang diekspor, juga ada buah manggis. Selain itu, juga ada tanaman porang yang saat ini sedang dikembangkan di Kecamatan Bangorejo. Porang potensi ekspornya juga tinggi,” kata Sugirah.

Selain itu, produk pertanian Banyuwangi berupa beras organik juga telah memasuki pasar manca negara sejak beberapa tahun lalu.

“Kami terus tingkatkan kualitas produk pertanian Banyuwangi dan terus akan kita dorong untuk memasuki pasar luar negeri,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved