Breaking News:
Grahadi

Berita Kota Surabaya

Sikapi Perahu Terbalik, Gubernur Jatim Akan Evaluasi Semua Titik Penyerangan di Bengawan Solo

Pemprov Jatim sendiri, disampaikan gubernur yang juga mantan Menteri Sosial ini, telah mengirimkan tim dari BPBD sejak sehari lalu.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Proses pencarian korban perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo, di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Rabu (3/11/2021) lalu. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Kecelakaan perahu penyeberangan Bengawan Solo yang terbalik di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Rabu (3/11/2021) lalu, mendorong dilakukannya evaluasi pada penyeberangan sungai di seluruh Jatim. Ini agar tidak terulang kejadian serupa yang beresiko pada jatuhnya korban seperti yang terjadi di Bojonegoro itu.

Kepada awal media, Kamis (4/11/2021), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka yang mendalam atas insiden ini. Ia menyampaikan bela sungkawa dan keprigatinan pada keluarga korban.

Sebagainana diketahui, tiga korban ditemukan meninggal. Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan. Sebab dari data yang diperoleh, masih ada tujuh korban hilang. "Insiden ini menjadi duka bersama Jawa Timur. Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam terhadap kejadian ini," ucap Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, saat ini tim Basarnas, BPBD, dan TNI/Polri tengah melakukan pencarian korban hilang. Ia berharap dalam waktu dekat semua korban bisa segera diketemukan dalam keadaan selamat.

Dari Pemprov Jatim sendiri, disampaikan gubernur yang juga mantan Menteri Sosial ini, telah mengirimkan tim dari BPBD sejak sehari yang lalu.

Ditegaskan Khofifah, dengan terjadinya insiden ini, Pemprov Jatim akan mengevaluasi keberadaan titik-titik penyeberangan di sepanjang Bengawan Solo yang ada di wilayah Jatim.

Evaluasi jni dilakukan untuk kemastikan keamaan agar insiden serupa tidak terulang kembali. Penyeberangan yang ada untuk sungai-sungai besar harus dipastikan layak.

"Pemprov Jatim telah mengirim tim BPBD sejak kemarin siang. Kami akan melakukan evaluasi keberadaan titik-titik penyeberangan di sepanjang Sungai Bengawan Solo yang masuk wilayah Jawa Timur. Termasuk laik tidaknya angkutan penyeberangan yang digunakan. Semoga ke depan kejadian ini tidak berulang," tegasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved