Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Petrogas Jatim Utama Gandeng Pesantren untuk Jadi Agen LPG, Bentuk Dukungan Program OPOP

PT PJU bekerja sama dengan Pertamina menggandeng pesantren untuk pengembangan program keagenan LPG di wilayah Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Direktur PT PJU, Parsudi Ak MM 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Petrogas Jatim Utama (PJU) turut serta berperan aktif dalam mendukung kesuksesan program One Pesantren One Product (OPOP) yang digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Untuk itu, secara khusus PT PJU bekerja sama dan sinergi dengan Pertamina menggandeng pesantren untuk pengembangan program keagenan LPG di wilayah Jawa Timur.

Kesiapan BUMD Pemprov Jatim tersebut disampaikan langsung oleh Direktur PT PJU, Parsudi menyusul adanya kerja sama PT Pertamina Patra Niaga dengan pesantren untuk pengelolaan Pertashop dan pangkalan LPG saat peringatan Hari Santri tahun 2021.

Menurut Parsudi, PT PJU saat ini juga sedang mengembangkan kerja sama dengan Pertamina melalui anak usahanya yaitu PT Pertamina Patra Niaga untuk pengembangan kemitraan keagenan LPG PSO 3Kg di wilayah Jawa Timur.

Untuk tahap awal, PT PJU akan dilakukan kerja sama keagenan LPG 3Kg di daerah Jombang dan Probolinggo.

"Untuk memperluas wilayah keagenan LPG 3Kg, PT PJU siap melakukan sinergi dengan pesantren untuk program keagenan LPG melalui kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga," papar Parsudi melalui rilisnya kepada media, Senin (1/11/2021)).

Saat peringatan Hari Santri 2021 yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Gubernur Khofifah didampingi Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Regional Retail Manager PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus I Ketut Permadi Aryakumara, menyerahkan secara simbolis pendirian 2 pangkalan LPG di Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan dan Darul Muttaqin Surabaya serta 3 Pertashop di Pondok Pesantren Hasan Genggong, Yatim Duafa serta Tebu Ireng.

Parsudi menambahkan, melalui sinergi dengan pesantren tersebut PT PJU akan turut serta dalam mendukung program OPOP (one pesantren one product) dan OPOE (one pesantren one entrepreneur) yang menjadi salah satu program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur.

PT PJU dengan kemampuan modal dan pengalaman manajemen dan menjalin kemitraan tripatrit dengan PT Pertamina Patra Niaga dan pesantren untuk tujuan pengembangan bisnis, sekaligus pemberdayaan pesantren.

Dalam konteks tren ekonomi maka sinergi ini menjadi bagian dari sharing economic, dimana masing-masing memiliki kemampuan dan sumber daya yang bisa dipadukan untuk menciptakan bisnis yang efisien dan saling menguntungkan.

"Program ini akan memperluas cakupan keagenan LPG oleh Pertamina untuk mendukung ketersediaan dan kelancaran suplai LPG bersubsidi bagi masyarakat Jawa Timur," tandasnya.

Dikatakan, dengan menjadikan pesantren sebagai mitra bisnis yang saling menguntungkan bagi masyarakat maka akan terbuka lapangan kerja dan ekonomi ummat meningkat. Pada akhirnya pesantren akan mandiri dan menjadi bagian dari pilar ekonomi masyarakat.

"Kami berharap Ibu Gubernur memberikan dukungan untuk program sinergi tripatrit ini untuk kemajuan ekonomi Jawa Timur," pungkas Parsudi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved