Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Danu Terjebak Pengakuan Lihat 2 Sosok Misterius di Malam Pembunuhan Ibu dan Anak, Berbuntut Panjang

Penyidik Polres Subang melakukan pemeriksaan secara estafet kepada saksi kunci pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu.

Editor: Iksan Fauzi
dwiky maulana/tribun jabar
Saksi kunci Danu (21) saat memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Senin (1/11/2021). Pengakuan Danu di channel Youtube berbuntut panjang. 

SURYA.co.id - Penyidik Polres Subang melakukan pemeriksaan secara estafet kepada saksi kunci pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu.

Pemeriksaan tersebut terkait pengakuan terbaru Danu di channel Youtube Ki Anom dan Misteri Mbak Suci yang belum diungkapkan kepada pihak kepolisian.

Di channel  Ki Anom, Danu mengaku melihat dua sosok misterius, yakni pria dan wanita pada saat malam pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Pengakuan Danu ini berbeda dengan yang disampaikan kepada polisi. Saat malam terjadi pembunuhan, Danu mengaku tidur di rumahnya.

Sedangkan di channel Misteri Mbak Suci, Danu mengaku disuruh oknum polisi membersihkan kamar mandi dan masuk ke dalam Alphard di TKP pembunuhan. Saat itu, polisi belum melakukan olah TKP.

Dua pengakuan Danu tersebut berbuntut panjang. Pekan kemarin, Danu diperiksa dua hari beruntun. Hari ini, Senin (1/11/2021), Danu dikonfrontir dengan orang tuanya.

Baca juga: Danu Bisa Dipenjara Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Jika Terbukti Hilangkan Barang Bukti

Danu didampingi pengacaranya di Mapolres Subang. Danu bisa terancam penjara jika terbukti hilangkan barnag bukti di TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Danu didampingi pengacaranya di Mapolres Subang. Danu bisa terancam penjara jika terbukti hilangkan barnag bukti di TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. (Kolase TribunJabar.id)

Hal ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum Danu, Achmad Taufan kepada Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal, Senin (1/11/2021).

Indra Zaenal menjelaskan Danu pernah memberikan pengakuan terkait melihat dua orang di TKP sekira pukul 3 kurang 10 menit atau 2.50 WIB dini hari (18/8/2021).

Danu memberikan pengakuannya itu di hadapannya dan Ki Anom.

Menurut Indra, pemeriksaan Danu itu tim penyidik akan menggali apakah pengakuan Danu itu benar atau bohong.

“Jadi sahabat perlu tahu, selama 6 jam saya mengobrol dengan tim dan Ki Anom di sini, tidak ada pemaksaan terhadap Danu,” tegas Indra Zaenal, Kepala Desa Jalan Cagak.

Kemudian Kepala Desa Jalan Cagak itu menegaskan pengakuan Danu tersebut terlontar tidak ada unsur pemaksaan atau pun mengintimidasi Danu.

Indra menjelaskan ia mengobrol dengan Danu karena saat itu mendampingi keponakannya itu.

Baca juga: Isu Oknum Polisi Terlibat Pembunuhan di Subang Diduga Penyebab Penanganan Lamban? Ini Respons Polres

Terkait Danu yang akhir-akhir ini sering dimintai keterangan penyidik, Indra tak memungkiri ada beberapa pernyataan Danu yang terkadang berubah-ubah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved