Berita Surabaya

Gaspol Pemulihan Ekonomi, Pemkot Gelar Pameran Busana Surabaya Fashion Week Selama Sepekan

Pameran busana ini akan diikuti oleh 40 pelaku UMKM di Surabaya dan 20 desainer yang memamerkan perkembangan busana

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Sejumlah model yang nantinya akan ikut dalam Surabaya Fashion Week (SFW). Berlangsung di Grand City Surabaya, acara ini akan berlangsung sejak Minggu (31/10/2021), hingga Minggu (7/11/2021) mendatang. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya menggeber percepatan pemulihan ekonomi pasca kasus Covid-19 yang terus menurun. Pekan depan, pemkot akan menggelar Surabaya Fashion Week (SFW) selama sepekan, dimulai pada Minggu (31/10/2021) mendatang.

Bertema "UMKM Journey", pameran busana ini akan diikuti oleh 40 pelaku UMKM di Surabaya dan 20 desainer yang memamerkan perkembangan busana sebelum masa pandemi hingga saat ini. Acara ini akan diisi dengan peragaan busana, lengkap dengan berdirinya sejumlah stan.

Pemkot Surabaya optimistis, ajang yang rencananya berlangsung di Grand City Surabaya ini bisa menjadi media pemasaran bagi UMKM di Surabaya.

"Melalui ajang ini, kami ingin UMKM di Surabaya bisa naik kelas," kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, Rini Indriyani ketika temu jurnalis, Jumat (29/10/2021).

Ia mengakui, banyak UMKM di Surabaya yang terdampak selama pandemi. Termasuk, untuk industri fashion.

Setelah kasus Covid-19 terus menurun, bahkan nyaris menyentuh nol kasus, sudah saatnya ekonomi bergerak. Termasuk sektor UMKM.

Rini yang juga istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini, optimistis kualitas UMKM di Surabaya bisa menjangkau pasar nasional. Bahkan, menarik pasar internasional.

"Kami akan buktikan lewat pemeran ini, bahwa brand UMKM di Surabaya tak kalah dengan brand terkenal," tegasnya.

Tak hanya melibatkan model profesional, panitia juga akan melibatkan sejumlah pihak lain dalam peragaan busana. Di antaranya, Rini bersama Wali Kota Eri Cahyadi.

"Kami juga ajak rekan-rekan forkopimda di Surabaya untuk ikut dalam peragaan busana," katanya.

Sekalipun demikian, pengunjung pameran ini juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan ketat. Misalnya, menggunakan aplikasi PeduliLindungi, memakai masker dan pembatasan pengunjung.

"Kami siapkan lokasi vaksinasi di Grand City Mall. Nanti, juga akan ada satgas yang berjaga di lokasi," katanya.

Next Manajemen sebagai konseptor acara juga menyebut acara ini akan diisi dengan sejumlah pelatihan UMKM.

"Selain fashion show, acara ini juga akan diisi dengan pelatihan kepada UMKM," kata Director Next Management, Arif Santoso.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved