DBL Indonesia

Drama 0,6 Detik Akhir, Buzzer Beater! Shooting Lanang Selamatkan Muka Smamda

Laga tim putra SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dan SMA Charis National Academy Malang yang berlangsung sengit.

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Parmin
Foto: dbl indonesia
Laga tim putra SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya dan SMA Charis National Academy Malang berlangsung sengit dan dimenangkan Smamda dengan skor tipis 31-30, Kamis (28/10/2021). 

SURYA.co.id | Laga dramatis tersaji pada hari kedua Honda DBL 2021 East Java Series di Gelora Pancasila, Kamis (28/10/2021) kemarin.

Mempertemukan tim basket sekolah asal Surabaya dan Kota Malang, yakni, tim putra SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dan SMA Charis National Academy Malang. Berlangsung sengit dan ketat. Sejak tip off, hingga detik-detik akhir.

Secara dramatis, Smamda (julukan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya) keluar sebagai pemenangnya.
Dengan keunggulan super tipis, 31-30. Berkat buzzer beater dari Hertucaesar Lanang Pamungkas.

Student-atlete dengan jersey nomor 9 itu berhasil menjaringkan bola saat waktu di time clock tersisa
0,06 detik!

Sempat tertinggal 27-30, Smamda berhasil memangkas defisit menjadi 29-30 ketika kuarter keempat
tersisa 1,84 detik saja.

Lewat lay up sempurna Mikhail Childir, plus hadiah sekali free throw karena ia dilanggar pemain lawan saat memasukkan bola.

Alih-alih memasukkan bola lewat free throw dan memaksa overtime. Gagalnya free throw Mikhail itu
ternyata justru menjadi berkah bagi Smamda.

Sempat terjadi duel sengit perebutan bola di udara dengan detik waktu yang terus berdetak. Hertucaesar Lanang berhasil memenangi offensive rebound.

Langsung melakukan jump shoot dalam kepungan pemain lawan saat waktu tersisa 0,06 detik dan
masuk! Bertepatan dengan berbunyinya bel tanda pertandingan berakhir. Dramatis!

Seluruh pemain, pelatih dan ofisial tim Smamda langsung bersorak histeris dan menghampiri Lanang.

Merayakan momen kemenangan yang sangat dramatis ini, termasuk coach Etha Radhianto, pelatih
kepala Smamda juga ikut larut dalam euforia ini.

Tak hanya menjadi bintang kemenangan lewat buzzer beater. Lanang juga menjadi pendulang poin
terbanyak bagi Smamda.

Bermain dengan durasi 26 menit 14 detik, student-athlete yang duduk di kelas ini berkontribusi 11 poin dan tambahan 4 rebound. Disusul oleh Muhammad Musa dengan tambahan 10 poin.

Dari SMA Charis, Nathaniel Christopher Setia Japutra paling dominan dengan mengemas 10 poin
dan 8 rebound.

Selain keberhasilan Lanang memanfaatkan peluang terakhir, kemenangan Smamda ini tak terlepas dari
keberhasilannya memanfaatkan turnover dan rebound.

Sepanjang laga ini, Smamda mengumpulkan 10 offensive rebound dan 12 defensive rebound. Bahkan, Smamda berhasil mencetak 17 poin lewat 17 kali turnover yang dilakukan Charis.

Lewat kemenangan ini, Coach Etha memuji penampilan anak asuhnya setinggi langit. Meski sempat
demam panggung, dirinya tetap memberikan apresiasi terhadap semangat arek Smamda.

“Pertandingan ini diluar prediksi. Saya berterima kasih pada para pemain karena sudah berjuang ekstra hingga akhir. Lewat keseriusan ini, kami layak mendapatkan kemenangan di laga perdana,” tutup Coach Etha.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved