Breaking News:

Konflik Bupati Bojonegoro dengan Wakilnya Terus Diusut Polda Jatim, Alat Bukti Libatkan Saksi Ahli

Polda Jatim masih terus mendalami dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Istimewa
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah (kiri) dan Wakil Bupati, Budi Irawanto diambil dari akun instagram @annamuawanah dan @budiirawanto.bjn 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Polda Jatim masih terus mendalami dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, atas laporan Budi Irawanto, selaku Wakil Bupati Bojonegoro.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, penyidik dari Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim telah memeriksa beberapa orang sebagai saksi ahli dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Pemeriksaan tersebut telah berlangsung dalam pekan ini. Sedangkan untuk Kamis (28/10/2021) ini, ungkap Gatot, penyidik menambah keterangan saksi pelapor, yakni Budi Irawanto.

"Ini untuk menambah keterangan yang ada. Yang jelas masih kami proses. Teman-teman sudah melakukan pemeriksaan saksi ahli, dari itu masih ada keterangan yang perlu dilengkapi," ujar Gatot saat ditemui awak media di depan Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Kamis (28/10/2021).

Sebelumnya, perseteruan antara Wabup Bojonegoro Budi Irawanto dengan pimpinannya sendiri, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah bermula saat sang bupati menulis sebuah konten informasi melalui media elektronik yang cenderung menyudutkan sosok pribadi sang Wabup.

Dalam konten informasi yang dimaksud, sang bupati menuliskan secara jelas beberapa hal yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan bersifat tuduhan yang menyudutkan pribadi di hadapan publik.

Atas tindakan yang dirasa tidak menyenangka, Budi Irawanto lantas membuat laporan ke Mapolres Bojonegoro pada Kamis (9/9/2021) kemarin.

Laporan tersebut berbunyi dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik grup jurnalis dan informasi, dengan nama terlapor Anna Muawanah.

Kemudian, 16 hari pasca laporan tersebut, pihak Satreskrim Polres Bojonegoro melakukan penyelidikan dengan memeriksa dua orang saksi.

Mereka merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai jurnalis bernama Rachmat Bima Kusrinto, yang mengaku dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik.

Kemudian, Polda Jatim mengambil alih kasus dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, atas laporan Budi Irawanto.

Pengambilalihan laporan tersebut terhitung sejak Kamis (7/10/2021). Artinya, 29 hari pasca laporan diterima pertama kali dan proses penyelidikan telah dilakukan oleh pihak Polres Bojonegoro pada Kamis (9/9/2021) silam.

Laporan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik itu, ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Dari hasil gelar perkara awal, diputuskan untuk perkara tersebut ditarik dan ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jatim," ungkap Gatot saat dihubungi SURYA.CO.ID pada Kamis (7/10/2021).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved