Breaking News:

Berita Jember

Dipastikan, Baru Bulan Depan APBD Jember Tahun 2022 Bakal Dibahas

Pekan ini anggota DPRD Jember sedang melakukan reses, sehingga Pemkab Jember masih menunggu jadwal dari DPRD.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Bupati Jember, Hendy Siswanto. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pihak eksekutif Kabupaten Jember akhirnya menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Jember tahun 2022. Bupati Jember, Hendy Siswanto memastikan hal tersebut.

"Sudah kami kirimkan ke dewan dan tinggal menunggu penjadwalan waktu pembahasan dari teman-teman DPRD," ujar Hendy, Kamis (28/10/2021).

Pekan ini anggota DPRD Jember sedang melakukan reses, sehingga Pemkab Jember masih menunggu jadwal dari DPRD.

Ketua DPRD Jember, M Itqon Syauqi membenarkan pihaknya telah menerima Rancangan KUA-PPAS Jember tahun 2022. Namun karena sepekan ini anggota dewan Jember masih melakukan reses dan melakukan aktivitas dengan konstituen, maka penjadwalan pembahasan baru dilakukan pekan depan.

"Penjadwalan dilakukan Badan Musyawarah pekan depan," ujar Itqon pada Senin (1/11/2021) lalu. Badan Musyawarah DPRD Jember bakal melakukan rapat untuk menjadwalkan pembahasan tersebut.

Setelah pembahasan KUA-PPAS selesai, maka dilanjutkan dengan pembahasan Rancangan APBD Jember tahun 2022.

Berdasarkan jadwal pembahasan keuangan daerah, pembahasan R-APBD harus sudah selesai maksimal di tanggal 30 November.

Pembahasan ini selesai di tingkat eksekutif dan legislatif tingkat kabupaten dan kota.
Selanjutnya, hasil dari pembahasan APBD itu diserahkan ke Pemprov untuk dievaluasi.

Praktis, pihak eksekutif dan legislatif Kabupaten Jember hanya memiliki waktu satu bulan untuk membahas keuangan daerah Kabupaten Jember. Anggaran yang bakal dibahas nanti nilainya sekitar Rp 4 triliun.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Jember yang juga politisi PDI Perjuangan, Tabroni mengingatkan kepada eksekutif untuk segera mengirimkan naskah KUA-PPAS tahun 2022.

Tabroni tidak ingin pembahasan dilakukan secara terburu-buru akibat mepetnya waktu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved