Breaking News:

Berita Lamongan

Deal dengan Perhutani, Bupati Lamongan Wujudkan Pembangunan Sirkuit Motocross Permanen di Tlemang

MoU tersebut, menurut Yuhronur, sebagai tindak lanjut dari pembangunan sirkuit motocross di Desa Tlemang tahun depan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi meneken kesepakatan dengan Perum Perhutani untuk pembangunan trek motocross, Kamis (28/10/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021, menjadi momen yang pas bagi Pemkab Lamongan untuk menjawab kepentingan generasi muda di Kota Soto itu. Keseriusan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam mendukung prestasi olahraga generasi muda Lamongan diwujudkan dengan membangun sirkuit untuk olahraga motocross pada 2022 mendatang.

Kesepakatan bersama membangun trek motocross itu dibuat Bupati Yuhronur dengan Dirut Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro bersamaan peringatan Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021). Direncanakan, sirkuit untuk para atlet motocross itu dibangun di atas lahan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.

MoU tersebut, menurut Yuhronur, sebagai tindak lanjut dari pembangunan sirkuit motocross di Desa Tlemang tahun depan. Sehingga ke depannya, setiap ada event atau kejuaraan motocross di Lamongan, maka bisa digelar di sirkuit Tlemang itu.

“Jadi, ini merupakan tindak lanjut dari apa yang telah saya sampaikan sebelumnya bahwa akan dibangun sirkuit motocross di Tlemang. Semoga segera terlaksana dan berjalan lancar seperti harapan kita semua,” ujar Yuhronur.

Kesepakatan tersebut dibuat dalam rangkaian kegiatan peninjauan vaksinasi dan pencanangan penanaman dalam rangka Pengendalian Banjir serta Kolaborasi Strategis Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Hutan Tahun 2021 yang juga dihadiri Gubernur Jawa Timur.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam lawatannya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk sama-sama bertanggungjawab dalam memelihara ekosistem.

Menurutnya, dengan penguatan ekosistem dapat menjadi daya dukung alam dan daya dukung lingkungan. "Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, kata Khofifah.

Sistem ekologi terbentuk karena ada komponen biotik dan abiotik yang saling melengkapi. Kalau tidak diperkuat bersama, maka global warming bisa meningkatkan panas bumi dan bisa menjadi ancaman,

Khofifah juga mengungkapkan akan terus mengalakkan restorasi mangrove, sehingga ekosistem habitat laut bisa tumbuh dan berkembang yang dalam jangka panjang tentu akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga memberikan nama singkong unik hasil budidaya petani Lamongan yang mencapai berat 85 KG, dengan sebutan Singkong Megilan yang dipamerkan dalam stand UMKM Unggulan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved