Breaking News:

Berita Nganjuk

Pengurus KONI Nganjuk Disetujui, DPRD Anggarkan Rp 3 Miliar untuk mbinaan Olahraga di APBD 2022

Kondisi tersebut cukup merugikan Nganjuk dalam pembinaan olahraga agar bisa meraih prestasi tingkat regional, nasional, bahkan internasional

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK -Persetujuan formatur KONI Kabupaten Nganjuk oleh KONI Jatim, Rabu (27/10/2021), berimbas positif pada masa depan keolahragaan di daerah itu. Pasca keputusan itu, DPRD Nganjuk akhirnya mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar untuk pembinaan olahraga untuk KONI dalam APBD 2022.

Seperti diketahui formatur KONI Nganjuk periode 2021-2025 memang akhirnya diakui KONI Jatim. Dan sekarang tinggal menunggu salinan SK (surat keputusan) pengesahannya.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, belum menurunkan SK tersebut dinilai tidak menjadi persoalan karena DPRD bisa mengalokasikan anggaan untuk pembinaan olahraga di Nganjuk.

"Kepastian disetujuinya formatur KONI Periode 2021-2025 Nganjuk oleh KONI Jatim tersebut menjadi pijakan DPRD untuk menyetujui pengalokasian anggaran dalam APBD 2022," kata Tatit, Rabu (27/10/2021).

Dijelaskan Tatit, sebelumnya dalam Perubahan APBD 2021 ini alokasi anggaran untuk KONI Nganjuk dibatalkan oleh Badan Anggaran DPRD. Ini setelah KONI Jatim belum mengakui dan belum mengeluarkan SK formatur KONI Nganjuk periode 2021-2025.

Kondisi tersebut cukup merugikan Nganjuk dalam pembinaan olahraga agar bisa meraih prestasi tingkat regional, nasional, bahkan internasional. "Kondisi itu yang tentunya kami sayangkan, padahal banyak atlet dari Nganjuk yang seharusnya bisa berpartisipasi dalam berbagai ajang kejuaraan olahraga," ujar Tatit.

Karena itu, pihaknya berharap alokasi anggaran raga untuk KONI Nganjuk bitu sa dimanfaatkan untuk kegiatan mengikuti event-event atau kejuaraan di berbagai bidang olahraga.

Dan dalam pembahasan alokasi anggaran untuk KONI dari APBD Nganjuk tahun 2022, sempat terjadi perdebatan di banggar DPRD. Karena itu menyangkut legalitas lembaga pengguna anggaran sesuai aturan yang ada.

"Dan kami sempat meminta pertimbangan dan masukan berbagai pengurus cabor terkait persoalan tersebut. Alhamdulillah persoalan KONI Nganjuk selesai sehingga bisa dianggarkan dalam APBD tahun 2022," tutur Tatit Heru Tjahjono.ya.

Seperti diketahui, Nganjuk terancam tidak dapat mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2022 mendatang. Ini setelah formatur KONI Nganjuk periode 2021-2022 belum diakui dalam Surat Keputusan (SK) oleh KONI Jawa Timur.

Hal itu berdampak pada pengalokasian anggaran untuk pembinaan olah raga kepada KONI Nganjuk dari APBD tidak dapat dicantumkan dalam pos anggaran. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved