Breaking News:

Berita Trenggalek

Kelompok Masyarakat Tolak Tambang Emas di Kabupaten Trenggalek, Begini Kata PT SMN

PT SMN pemegang izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP), buka suara terkait penolakan eksploitasi tambang emas di Kabupaten Trenggalek

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Demo penolakan tambang di Kabupaten Trenggalek, Senin (25/10/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), pemegang izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP), buka suara terkait penolakan kelompok masyarakat soal rencana eksploitasi tambang emas di Kabupaten Trenggalek.

Kepala Teknik Tambang PT SMN Max Lavian mengatakan, pihaknya menghargai hak kelompok masyarakat yang menyuarakan penolakan terhadap tambang emas di Kabupaten Trenggalek.

“Namun kami menilai keberadaan tambang emas di Trenggalek dapat meningkatkan kesejahteraaan masyarakat di wilayah area kami beroperasi,” kata Max, lewat siaran tertulis yang diterima, Rabu (27/10/2021).

Peningkatan kesejahteraan yang ia maksud, yakni terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga bisa menerima manfaat dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca juga: Rektor Unusa Terima Penghargaan Bintang Jasa dari Pemerintah Jepang

“Selain itu, pemerintah daerah dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui pajak, retribusi, dan pendapatan bukan pajak lainnya dari kegiatan operasional tambang kami,” sambung dia.

Max mengatakan, pihaknya senantiasa bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk menjalankan kaedah praktik pertambangan yang baik.

“Demi kelangsungan dan kelestarian lingkungan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” sambung Max.

Tekait pertemuan yang sempat didemo para aktivis lintas organisasi Senin (25/10/2021), ia mengatakan pertemuan tersebut tak tertutup.

Pertemuan itu, lanjut Max, digelar berdasarkan undangan resmi dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved