Breaking News:

Berita Lumajang

DPRD Lumajang Soroti Sistem Penjualan Pupuk Bersubsidi, Temukan Banyak Praktik Kesalahan

DPRD Kabupaten Lumajang telah melakukan Rapat Paripurna II. Kali ini, salah satu yang menjadi pembahasan adalah pupuk bersubsidi.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Anggota Komisi D dari Partai PDI Perjuangan, Supratman. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang telah melakukan Rapat Paripurna II pada Rabu (27/10/2021). Kali ini, salah satu yang menjadi pembahasan adalah pupuk bersubsidi.

Anggota Komisi D dari Partai PDI Perjuangan, Supratman mengatakan, banyak temuan praktik kesalahan penjualan pupuk bersubsidi di lapangan.

Menurutnya, hampir semua kios yang ada di Lumajang terdapat stiker Pupuk Indonesia. Di stiker tersebut tertulis larangan menjual pupuk secara satu paket, antara pupuk bersubsidi dengan pupuk non subsidi.

“Tetapi kenapa, Pemkab Lumajang melalui Dinas Pertanian menganjurkan pada kios-kios untuk menjual pupuk secara paket, sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok tani atau RDKK,” katanya.

Kondisi itu, lanjut Supratman, ditemukan telah terjadi sejak tahun 2013. Banyak kios menjual pupuk petragonik dipaketkan dengan pupuk urea bersubsidi.

Akibatnya, kenaikan harga pupuk dialami oleh petani. Misalnya, harga pupuk urea yang semula Rp 112.500 menjadi Rp 150 ribu. Juga harga pupuk ponska, semula di harga Rp 115 ribu sekarang menjadi Rp 125 ribu.

“Namun disayangkan, dalam hal ini Pemkab Lumajang melalui Dinas Pertanian terkesan membiarkan permasalahan tersebut berlatur-larut hingga sekarang. Serta, terkesan memaksa petani membeli pupuk petragonik dengan dipaketkan bersama pupuk urea,” tambahnya.

Ia berharap, Pemkab Lumajang segera turun tangan menangani masalah tersebut. Terlebih, kata Supratman, banyak petani di Lumajang tidak membutuhkan pupuk petragonik. Sebab, kebanyakan petani menganggap pupuk petragonik kurang baik diterapkan di tanah pertanian wilayah Lumajang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved