Breaking News:

Sampoerna Kayoe Raih Primaniyarta Award berkat Bawa Merek Lokal Jadi Merek Global di Pasar Ekspor

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama CEO Sampoerna Kayoe, Riko Setyabudhy Handoko dalam penyerahan Piala Primaniyarta.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto:sampoerna kayoe
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama CEO Sampoerna Kayoe, Riko Setyabudhy Handoko dalam penyerahan penghargaan Piala Primaniyarta pada pembukaan Pameran TradeXpo 2021. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sumber Graha Sejahtera atau Sampoerna Kayoe meraih penghargaan Primaniyarta Award untuk Kategori Pembangunan Merk Global dari Kementerian Perdagangan.

Sampoerna Kayoe terpilih atas kesuksesannya membangun merek lokal menjadi merek global dan mengembangkan pasar ekspor.

Riko Setyabudhy Handoko, CEO Sampoerna Kayoe seusai menerima Piala Primaniyarta, mengatakan, penghargaan ini  memotivasi Sampoerna Kayoe untuk terus memajukan daya saing produk asli dalam negeri.

"Berkualitas terdepan dengan memastikan sumber bahan baku yang terbarukan dan mendukung kelestarian alam serta lingkungan bagi masyarakat internasional," kata  Riko, Selasa (26/10/2021).

Lebih lanjut Riko mengatakan, Sampoerna Kayoe selaku produsen produk kayu olahan seperti plywood, lvl, kusen dan pintu kayu berkomitmen mengedepankan kepuasan pelanggan.

Terbukti dengan diraihnya berbagai sertifikat international terkait jaminan kualitas produk serta penggunaan sumber daya bahan baku kayu yang terbarukan dan ramah lingkungan.

"Sampoerna Kayoe mendukung keberlanjutan mulai dari rantai pasokan bahan baku log kayu dengan program sertifikasi hingga memastikan ketertelusuran (traceability) produk," jelas Rico.

Salah satu bentuk komitmen keberlanjutannya adalah kerja sama dengan petani hutan rakyat di Indonesia yang berintegrasi pada Sampoerna Kayoe Sustainability Business Approach.

"Dimulai dari persemaian benih, pembagian bibit berkualitas, pelatihan dan pengelolaan hutan secara lestari dan berkelanjutan, membimbing para petani hutan rakyat untuk memperoleh sertifikasi pengelolaan hutan lestari.

Pengelolaan hutan targetnya diakui dunia seperti SLIMF (Small and Low Intensity Managed Forests), hingga menjadi standby buyer untuk memanfaatkan hasil hutan tersebut,” tambah Edward Tombokan, Direktur Komersial Sampoerna Kayoe.

Sampoerna Kayoe juga merupakan perusahaan kayu lapis pertama di Indonesia yang bertransisi menggunakan energi terbarukan sebagai kontribusi konkret dalam pengurangan emisi karbon dunia.

“Perubahan iklim nyata terjadi di depan mata. Kami meyakini, bisnis sebagai salah satu motor penggerak pembangunan harus mengambil peran lebih dalam memastikan perkembangan taraf hidup manusia sejalan dengan keberlanjutan bumi," beber Edward.

Penggunaan energi solar panel dalam proses produksi ini menjadi komitmen mereka terhadap keyakinan tersebut.

"Sekaligus bentuk partisipasi perusahaan dalam mencapai target energi baru dan terbarukan (EBT) Pemerintah Republik Indonesia sebesar 23 persen pada 2025,” jelas Riko mendampingi Edward.

Selain menerima Primaniyarta Award, Sampoerna Kayoe turut berkontribusi pada Pameran TradeXpo Indonesia yang akan diselenggarakan pada 21 Oktober–4 November 2021 untuk online interactive.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved