Breaking News:

Berita Kediri

Kota Kediri Susun Kajian Rencana Induk Ekonomi Kreatif, Ini Sasarannya

Kantor Barenlitbang Kota Kediri telah melakukan rapat untuk menyusun kajian kondisi ekonomi kreatif di Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kota Kediri telah melakukan rapat untuk menyusun kajian kondisi ekonomi kreatif di Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kantor Barenlitbang Kota Kediri telah melakukan rapat untuk menyusun kajian kondisi ekonomi kreatif di Kota Kediri.

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia.

Rapat yang digelar di ruang Kilisuci Balai Kota Kediri hasilnya akan diajukan sebagai Peraturan Daerah (Perda) di tahun depan untuk memayungi kegiatan ekonomi kreatif di Kota Kediri.

Chevi Ning Suyudi, Kepala Barenlitbang Kota Kediri mengatakan, ekonomi kreatif sebagai alternatif karena di wilayah Kota Kediri memiliki sedikit sumber daya alam yang bisa dijadikan potensi wisata.

"Kita harus memanfaatkan betul peluang ekonomi kreatif ini. Karena bisa menyerap tenaga kerja, bisa menciptakan identitas Kota Kediri. Selain itu, ekonomi kreatif ini adalah sumber daya yang dapat diperbaharui terus," ungkap Chevy Ning Suyudi, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: BIN Jatim Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat Umum di Kabupaten Lamongan

Chevy Ning Suyudi menekan perbedaan antara ekonomi digital dan ekonomi kreatif ini harus dipahami betul terlebih dahulu.

"Dari beberapa diskusi yang saya lihat, memang harus ada pemahaman antara ekonomi digital dan ekonomi kreatif. Agar nantinya para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nanti memiliki program terkait ekonomi kreatif ini bisa berjalan dengan baik," tuturnya.

Pemerintah Daerah dan pelaku ekonomi kreatif ini memiliki arah sama dan waktu yang terukur dalam bagaimana menggerakkan ekonomi di Kota Kediri.

"Kita sudah banyak melakukan upaya bagaimana menggerakkan ekonomi di Kota Kediri. Kita bisa membuat konsep yang membuat koridor kita bersama, supaya kita mempunyai arah yang sama dan waktu yang terukur," ungkapnya.

Hasil diskusi dari rapat tersebut nantinya akan dipaparkan kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk dijadikan program dan kegiatan hingga tahun 2024.

Dalam acara tersebut, menghadirkan tim dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya yang memaparkan pengalaman mereka terkait pengembangan ekonomi kreatif saat menjadi tim kreatif Bupati Banyuwangi dan staf ahli Wali Kota Malang.

BACA BERITA KEDIRI LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved