Breaking News:

Berita Pasuruan

Curigai Ada OPD Bermain di Proyek Fisik, Gabungan LSM Geruduk Kejari dan Kantor Pemkab Pasuruan

seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemantauan dan mendukung pemberantasan praktek korupsi di Kabupaten Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/galih lintartika
Aksi demo yang dilakukan anggota LSM di Pasuruan di Kantor Kejari Pasuruan untuk mendesak diusutnya berbagai praktik korupsi, Selasa (26/10/2021). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Dugaan keterlibatan OPD di lingkungan Pemkab Pasuruan untuk mencicipi proyek fisik lewat penunjukan langsung (PL), merupakan bentuk korupsi yang harus diberantas. Atas tengara itu, sejumlah Non Government Organization (NGO) atau LSM yang tergabung koalisi Masyarakat Antikorupsi Anggaran Rakyat (Makar) langsung menyerbu Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan dan Komplek Perkantoran Raci, Selasa (26/10/2021) siang.

Dalam aksi damai ini, anggota MAKAR membawa Al-Qur'an yang diserahkan kepada tim penyidik kejari sebagai bentuk dukungan moril. Sebaliknya, mereka membawa pusara yang diletakkan di kompleks perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci, Bangil sebagai simbol matinya pemerintahan yang bersih.

Juru bicara MAKAR, Lujeng Sudarto merekomendasikan OPD yang berkongkalikong dengan pihak manapun, termasuk anggota DPRD, untuk dicopot dari jabatannya. Itu karena mereka sudah tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara baik.

"Kami mendengar, ada rekanan yang benderanya dipinjam oleh staf dinas untuk mengerjakan proyek PL. Ada juga, rekanan dari luar Pasuruan yang juga ikut mengerjakan. Saya minta Bupati dan Sekda mengevaluasi kinerja OPD," papar Lujeng yang juga dedengkot salah satu LSM di Pasuruan.

Ada beberapa tuntutan yang diberikan MAKAR, utamanya untuk Bupati Pasuruan. MAKAR meminta Bupati Pasuruan mencopot para pejabat OPD yang terlibat dalam pemufakatan jahat untuk Penunjukan Langsung (PL) rekanan dalam pengerjaan proyek daerah.

MAKAR juga mendorong Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan untuk aktif mengusut dan memproses hukum para pelaku tindak korupsi yang merugikan masyarakat. Ketiga, meminta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan melaksanakan fungsi dan kewenangan sebagaimana mestinya tanpa harus melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan.

Terakhir, MAKAR mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemantauan dan mendukung pemberantasan praktek korupsi di Kabupaten Pasuruan.

Aksi itu dijaga ketat puluhan petugas kepolisian. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan An, ang Syaiful Wijaya yang menemui MAKAR menyatakan akan mengevaluasi kinerja semua OPD di Pemkab Pasuruan.

Anang juga menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritikan yang disampaikan LSM. "Nanti akan menjadi bahan evaluasi kami dalam menjalankan pemerintahan. Yang jelas, apa yang disampaikan ini akan menjadi catatan untuk membuat perubahan agar lebih baik ke depannya," ujar Anang. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved