Breaking News:

Berita Sidoarjo

Sugeng Tawarkan Kencan Online Murah, Ditangkap di Hotel Kawasan Waru Sidoarjo

Bersama dua tersangka prostitusi lainnya lewat jasa pijat plus, Sugeng digelandang di Polresta Sidoarjo, Minggu (24/10/2021).

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/m taufik
Tiga tersangka kasus protitusi diinterogasi di Polresta Sidoarjo, Minggu (24/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Tidak mau ketinggalan zaman, Sugeng (42), warga Surabaya pun memanfaatkan platform digital untuk menjalankan bisnis prostitusi online di Sidoarjo. Warga Tambaksari Surabaya ini ditangkap setelah usaha haramnya menawarkan jasa kepuasan sesaat itu dibongkar jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Bersama dua tersangka prostitusi lainnya lewat jasa pijat plus, Sugeng digelandang di Polresta Sidoarjo, Minggu (24/10/2021). Khusus untuk Sugeng, polisi mengungkapkan, sudah biasa menawarkan jasa pramunikmat itu di Sidoarjo secara online.

"Pelaku biasa memasarkan lewat media sosial (medsos). Setelah ada yang berminat, kemudian ia membuat janji untuk bertemu di hotel di kawasan Waru, Sidoarjo," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Selain lewat online, Sugeng juga biasa mangkal di sekitar hotel tersebut. Kemudian ia menawarkan layanan plus-plus kepada tamu yang berhasil ditemuinya. Kalau tamu setuju, Sugeng kemudian mendatangkan perempuan ke hotel. dengan tarifnya antara Rp 500.000 sampai Rp 1 juta, itu sudah termasuk fee untuk Sugeng sendiri.

"Dalam penangkapan tersangka ini, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. Termasuk kondom, uang tunai Rp 800 ribu, seprei bekas pakai, dan sebagainya," urai kapolres.

Di waktu yang hampir bersamaan, petugas Polresta Sidoarjo juga menangkap bapak dan anak yang menjalani bisnis panti pijat di kawasan Medaeng, Waru. Mereka adalah Ikhsan dan Bagus, bapak-anak yang mengelola tempat pijat plus-plus. "Kedoknya pijat, tetapi melayani prostitusi," urai Kusumo.

Polisi membongkar prostitusi berkedok panti pijat ini setelah mendapat aduan dari masyarakat. Dan ketika ditelusuri, ternyata memang benar dan terbukti ada layanan plus-plus di sana. Sehingga pengelolanya pun digelandang petugas. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved