Breaking News:

Berita Gresik

Perkuat Pamor Wisata Religi di Gresik, Pokdarwis Adakan Kunjungan ke Pesantren Wisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Sutaji Rudy mengatakan, pesantren wisata ini menarik.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Kegiatan pesantren wisata yang digagas Pokdarwis Kabupaten Gresik berlangsung di Ponpes Al Ikhlas Dusun Mulyorejo, Desa Dalegan Kecamatan Panceng Gresik, Sabtu (23/10/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Gresik bersama Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur menggelar kunjungan di Pesantren Wisata Al Ikhlas Dusun Mulyorejo, Desa Dalegan Kecamatan Panceng Gresik, Minggu (24/10/2021).

Ketua Pokdarwis Gresik, Sekar Arum mengatakan, kegiatan rutin kunjungan ke tempat - tempat wisata ini untuk melihat langsung perkembangan pariwisata di desa-desa. Salah satunya berkunjung ke Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo.

Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Kampung Legen di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, dan berlanjut ke Desa Manyar Sidomukti untuk melihat Batik Mangrove dan tanam mangrove di bibir Kalimireng. "Kita tutup dengan ziarah ke Makam Sunan Giri. Rangkaian kunjungan itu juga memberikan wawasan kepada pengelola wisata desa,” kata Sekar.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Sutaji Rudy mengatakan, pesantren wisata ini sangat menarik. Sebab para santri bisa lebih mengenal budaya dan wisata religi yang ada di Gresik.

Saat ini, di Gresik sudah memiliki banyak wisata religi, di antaranya makam Sunan Syeh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri dan Sunan Prapen. Ada juga makam Dewi Sekardadu, Nyai Ageng Pinatih, Raden Santri, Petilasan Sunan Kalijogo dan diduga Makam Ronggolawe di Desa Dapet, Kecamatan Balonggpanggang. "Ini bagus sekali, Gresik ini adalah Kota Para Wali," kata Sutaji.

Lebih lanjut Sutaji menambahkan, Pokdarwis di Gresik dapat mengangkat kearifan lokal yaitu sebagai Kota Para Wali. Namun perlu ditekankan bahwa di masa pandemi ini, harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kita minta Pokdarwis untuk mendorong pelaku pariwisata agar dapat beradaptasi menjadi wisata sehat dan aman, sebagai adaptasi era kebiasaan baru," imbuhnya.

Disampaikan Pemangku Pesantren Wisata Al Ikhlas, KH Alfin Sunhaji, kegiatan anjangsana Pokdarwis ini sangat cocok, sebab berbarengan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2021.

Dari kunjungan Pokdarwis, Dinas Pariwisata Jawa Timur dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik itu, Kiai Alfin berharap, agar pengurus pesantren tidak kaku, sehingga mampu menciptakan generasi yang utuh dan lebih dekat dengan masyarakat.

“Saya berharap tentang anggapan orangtua, bahwa pesantren itu tidak keren. Dengan adanya pesantren wisata ini, tidak muncul lagi kalimat tersebut," kata Kiai Alfin yang juga Ketua Lesbumi NU Gresik. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved