Breaking News:

Berita Nganjuk

Kasus Yang Melibatkan Anggota Perguruan Silat Meningkat, Kapolres Nganjuk Ajak Bersikap Lebih Dewasa

Hal itu juga dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas agar tercipta keamanan dan kodusifitas di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tama saat bersilaturahim dengan pengurus cabang Perguruan Silat Setia Hati (SH) Terate Kabupaten Nganjuk dengan salam tangguh. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Bersilaturrahim sekaligus mengajak bersama-sama menjaga keamanan wilayah bersama perguruan silat, menjadi agenda penting Kapolres Nganjuk yang baru, AKBP Jimmy Tana. Karena itu, Minggu (24/10/2021), kapolres bersilaturrahim ke tiga perguruan silat di Nganjuk, masing-masing Setia hati (SH) Winongo, Setia Hati (SH) Terate, dan Pagar Nusa (PN).

Kapolres menjelaskan, agenda silaturahim tersebut sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai Kapolres Nganjuk baru dan ingin mengenal tokoh-tokoh perguruan silat yang ada di wilayah Nganjuk.

Hal itu juga dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas agar tercipta keamanan dan kodusifitas di wilayah Kabupaten Nganjuk. "Kami mengajak semua Perguruan Silat menjaga kerukunan di wilayah Nganjuk demi terwujudnya harkamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Jimmy melalui Kasihumas Polres Nganjuk, Minggu (24/10/2021).

Dikatakan Jimmy, pihaknya berharap kepada semua perguruan silat yang ada di wilayahnya untuk tidak melakukan hal-hal yang bersifat melanggar hukum. Di mana dari statistik kasus yang melibatkan anggota perguruan silat cenderung meningkat. Hal itu sedikit banyak telah berdampak keresahan pada masyarakat.

Polres Nganjuk, ungkap Jimmy, siap melakukan tindakan tegas bilamana ada perguruan silat yang anarkhis dan membuat keonaran serta akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Untuk itu, perguruan silat di wilayah Nganjuk diimbau untuk lebih dewasa dan dapat berperilaku positif.

"Mari jadikan semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' muncul di antara perguruan silat di wilayah Nganjuk. Mari kita wujudkan Kebhinekaan itu tidak membedakan, tidak memecah belah, akan tetapi mempersatukan kita, dan juga kerukunan," ujar Jimmy.

Dan yang penting sekarang ini, tambah Jimmy, pihaknya mengimbau kepada perguruan silat di Nganjuk untuk mengurangi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan itu sesuai aturan pemerintah.

"Covid-19 itu tidak memilih dan memilah sehingga siapapun bisa tertular. Makanya kami selalu mengajak semuanya untuk selalu waspada dan patuhi prokes ketat tidak peduli siapapun itu," tutur Jimmy. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved