Breaking News:

DPRD Surabaya

DPRD Desak Revitalisasi Pasar, AH Thony: Jangan Ditunda Program Pasar Tradisional Nyaman & Bersih 

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony meninjau kondisi Pasar tradisional Gayungsari, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jumat (22/10/2021).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/nuraini faiq
TINJAU PASAR - Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony meninjau kondisi Pasar tradisional Gayungsari, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jumat (22/10/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera melakukan revitalisasi pasar-pasar tradisional. Keberadaan pasar tradisonal bertahap harus dirombak. Baik kondisi fisik maupun manajemennya. 

Ratusan pasar tradisional yang saat ini tersebar di hampir semua wilayah di Surabaya harus menjadi penggerak ekonomi warga. Kebangkitan ekonomi warga saat pandemi bisa dimulai dari program mendorong aktivitas pasar. 

Salah satunya adalah dengan menciptakan iklim pasar tradisional yang nyaman dan bersih. Tidak bocor, tidak becek, tidak sumuk, aman, dan bikin betah.

"Sentra ekonomi riil warga itu ada di pasar. Semakin pasar itu ramai, artinya ekonomi warga bergairah. Kalau ingin ekonomi warga bergerak kencang, ya benahi pasar," kata AH Thony, Minggu (24/10/2021).

Politisi Gerindra ini mendukung penuh upaya Pemkot Surabaya dalam upaya membangkitkan ekonomi warga, menyusul PPKM kota ini sudah masuk level 1. Artinya, keberhasilan penanganan covid ini seharusnya segera dibarengi dengan kebangkitan ekonomi.

Dalam upaya mendukung percepatan kebangkitan ekonomi kota dan warganya, Pimpinan DPRD ini mendorong terciptanya iklim pasar yang nyaman.  "Jangan ditunda pasar nyaman dan bersih," tandas AH Thony.

Terlihat Sepi

Untuk melihat situasi terkini, AH Thony pun meninjau Pasar Gayungsari, Kecamatan Gayungan, Jumat (22/10/2021). Pasar di bawah PD Pasar Surya (BUMD) ini berada di tengah-tengah permukiman dan perumahan.

Namun, situasinya tidak seperti yang diharapkan, yakni terlihat sepi. Sebelum pandemi situasinya juga sama. Di saat pandemi ini, pasar makin sepi.

Menurut AH Thony, situasi ini tidak bisa dibiarkan. Harus dicarikan solusi. Bukan saatnya saling menyalahkan. Tapi perlunya membenahi manajemen yang profesional dan paham kebutuhan "pasar". Apalagi saat ini pedagang merasakan imbas sepinya pasar. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved