Berita Trenggalek

Bripka AF, Polisi Beristri Hamili Istri Teman Anggota Polres Trenggalek, 7 Bulan Berhubungan Gelap

Setelah Kapolsek Parigi Mounting, kini polisi beristri anggota Polres Trenggalek, Bripka AF dilaporkan menghamili istri temannya d polres setempat.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase
Ilustrasi wanita hamil dan oknum Polres Trenggalek. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Setelah Kapolsek Parigi Mountong dilaporkan setubuhi anak tersangka pencurian, kini polisi beristri anggota Polres Trenggalek, Bripka AF (39) dilaporkan menghamili istri temannya d polres setempat. 

Wanita yang dihamili berinisial AT (36). Karena merasa sakit hati Bripka AF tidak tanggung jawab, wanita yang telah ditinggal mati suaminya itu melapor ke Propam Polda Jawa Timur.

Dalam pengakuannya, korban AT telah berhubungan gelap dengan Bripka AF yang beristri itu selama 7 bulan.  

Atas prilaku Bripka AF, Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera pun memberikan sanksi kepada anak buahnya tersebut, Sabtu (23/10/2021).

Bripka Af diduga telah melakukan tindakan asusila. Pemberian sanksi tersebut, menurut Dwiasi, perintah dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta.

Baca juga: Update Oknum Kapolsek 2 Kali Rudapaksa Anak Tersangka, Kapolda Irjen Rudy Sufahriadi Bereaksi Keras

"Dia (Bripka AF) harus tanggung jawab atas hak anak dan saya," terang korban berinisial AT melalui pesan singkat, Sabtu (23/10/2021).

Dwiasi pun menonjobkan Bripka AF. Sebab kasus ini masih dalam proses pemeriksaan oleh propam.

"Saat ini Bripka AF sudah dimutasikan dalam rangka pemeriksaan.

Mutasi non jabatan staf sambil menunggu putusan. Mulai tadi malam mutasinya," kata Kapolres Trenggalek melalui pesan singkat, Sabtu (23/10/2021).

"Bapak Kapolda Jawa Timur memerintahkan, untuk personel Polri yang melakukan pelanggaran segera dilakukan penindakan oleh propam," tambah AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Baca juga: Siasat Busuk Oknum Kapolsek Iptu IDGN 2x Tiduri Anak Tersangka, 3 Minggu Hujani Rayuan Maut dan Uang

Atas kasus tersebut, Bripka AF diduga melanggar pasal 11 huruf C Perkapolri 14/2021 yakni, setiap anggota Polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan, norma agama, nilai-nilai kearifan lokal, dan norma hukum.

"Dan perbuatan pelaku yakni Bripka AF, yang diduga telah menghamili seorang perempuan dan tidak bertanggung jawab, termasuk perbuatan asusila yang bertentangan dengan norma-norma kesusilaan di masyarakat Indonesia," terang AKBP Dwiasi.

Sementara itu, pelapor menjelaskan, sudah menjalin hubungan dengan terlapor secara khusus, sejak 7 bulan terakhir.

"Saya menjalani hubungan (dengan pelaku) lebih dari tujuh bulan. Kalau kenal dan sering ngobrol via chatting atau telepon, saya sudah 1,5 tahun,” ujar AT.

Baca juga: Oknum TNI Pangkat Letkol Gebuki Anggota Satpol PP di Kantor Walikota Mojokerto, Damai tapi . . . . .

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved