Breaking News:

Berita Gresik

Peringatan Hari Santri Nasional 2021 Jadi Momentum Pemkab Gresik Cegah Stunting

Peringatan Hari Santri 2021 di Kabupaten Gresik juga dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan stunting.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah saat menyematkan selempang pelantikan duta ponpes dalam rangkaian seminar Hari Santri cegah Stunting di ruang pertemuan Mandala Bhakti Praja, lantai empat Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Kamis (16/10/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Peringatan Hari Santri 2021 di Kabupaten Gresik juga dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan stunting. Bersama pondok pesantren (Ponpes), Pemkab Gresik menggelar seminar pencegahan stunting.

Mengusung tema "Santri Gresik Pelopor Pencegahan Stunting Untuk Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Cerdas".

Seminar ini adalah kolaborasi Pemkab Gresik bersama PT Phapros dan merupakan penerapan nyata dari jargon hari santri ke-VI, yaitu Santri Siaga Jiwa Raga, di mana santri diharapkan bisa menjadi pelopor pencegahan stunting dan juga sebagai bentuk edukasi bagi santri yang ada di Kabupaten Gresik.

Kegiatan seminar Hari Santri Nasional ini dilaksanakan di ruang pertemuan Mandala Bhakti Praja, lantai empat Kantor Pemkab Gresik yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Gresik Aminatun Habibah. Juga tampak hadir mendampingi Wabup, Asisten 1 Sekretariat Daerah Gresik Abu Hassan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah serta Direktur Utama PT Phapros Tbk Hadi Kardoko.

Selain itu, sebanyak 80 perwakilan santri dari 10 ponpes di Kabupaten Gresik diundang untuk mengikuti kegiatan seminar secara langsung.

Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik berharap, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2021 ini para santri di Kabupaten Gresik dapat menjadi sumber daya manusia yang bagus dan didukung oleh kesehatan yang baik. Serta tentunya mendukung usaha menurunkan angka stunting di Kabupaten Gresik.

Stunting dan gizi buruk merupakan masalah krusial yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya Kabupaten Gresik yang saat ini menjadi salah satu lokus stunting. Kasus stunting di Kabupaten Gresik saat ini berada pada angka 27%.

"Gresik merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting, sehingga perlu diadakan sosialisasi kepada masyarakat Gresik mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara menghindarinya," ujar Bu Min

Bu Min juga mengungkapkan, bahwa dalam peringatan Hari Santri Nasional merupakan pengakuan bahwa para santri juga ikut berjuang dalam kemerdekaan Indonesia, dan di masa saat ini santri juga berjuang dalam bentuk mengangkat Republik Indonesia ini agar menjadi negara yang bermartabat di mata dunia sebagai bentuk kecintaannya pada tanah air.

"Insha Allah ini terus didengungkan di pondok pesantren kita, senantiasa kita mengaji selalu dikatakan Hubbul Wathon Minal Iman," sambungnya.

Terkait kolaborasinya dengan Pemkab Gresik, Hadi Kardoko selaku dirut PT Phapros mengungkapkan stunting adalah hal yang krusial. karenanya, PT Phapros berkontribusi dengan memberikan edukasi dengan harapan program stunting nasional bisa berjalan dengan baik.

"Harapan kami agar program pencegahan stunting lebih baik dan angka stunting nasional berkurang. Kami melihat Gresik sebagai Kota Santri, di mana santri bisa memberikan kontribusi dan pengaruh yang signifikan dalam program pencegahan stunting," ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan tanda tangan kesepakatan kerja sama antara Pemkab Gresik dengan PT Phapros Tbk serta penyerahan 10 paket Pos Kesehatan Pesantren Kit yang berupa alat timbang berat badan, alat ukur tinggi badan, thermo gun, hand sanitizer dan stetoskop kepada 10 ponpes di Kabupaten Gresik dan dilanjutkan dengan pelantikan duta ponpes.

Berikutnya dilanjutkan dengan pemaparan materi dengan narasumber oleh Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Kabupaten Gresik, dr Yeni Kurniawati.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved