Breaking News:

Berita Surabaya

Diduga Korsleting Penyebab Terbakarnya Truk Tangki Angkut 8.000 Liter Solar di Tol Surabaya-Malang

Terungkap penyebab kebakaran kepala truk tangki bermuatan 8.000 liter solar non-subsidi di Tol Surabaya-Malang, KM 59.400/A, Rabu (20/10/2021).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Istimewa
Kondisi truk tangki bernopol L-8593-UM bermuatan bahan bakar minyak (BBM) pasca terbakar di tol Surabaya-Malang, KM 59.400/A, Rabu (20/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terungkap penyebab kebakaran kepala truk tangki bermuatan 8.000 liter solar non-subsidi di Tol Surabaya-Malang, KM 59.400/A, Rabu (20/10/2021).

Plh Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Achmad Kunaefi mengungkapkan, kebakaran truk bernopol L-8593-UM yang dikemudikan Misbah warga Bulak, Surabaya itu dipicu oleh percikan api.

Percikan api yang dimaksud, ternyata muncul dan melecut pada bagian komponen mesin yang berada di belakang bodi kabin truk.

Untungnya, saat laju truk mulai terasa aneh akibat kerusakan mesin, sopir secara sigap menepikan truk tersebut lalu bergegas menjauh dari jangkauan potensi kebakaran.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sopir, dan memeriksa kondisi truk pasca kebakaran. Penyebab munculnya percikan api tersebut diduga karena korsleting pada instalasi kelistrikan komponen mesin.

"Ada percikan api di belakang jok, diduga korsleting listrik," katanya saat dihubungi SURYA.CO.ID, Rabu (20/10/2021).

Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, insiden tersebut bermula saat truk tangki itu berjalan dari Surabaya menuju ke Malang.

Truk tersebut melaju dari lajur kiri atau lajur 1 dengan kecepatan sedang.

Setibanya di KM 59.400/A, mendadak bagian sisi belakang kabin atau kepala truk mengeluarkan percikan api.

Tak pelak, membuat sopir menepikan laju kendaraan tersebut. Dan beberapa saat kemudian kobaran api membesar hingga melumat bodi kabin truk.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sopir truk tangki, Misbah dinyatakan selamat, bahkan tidak mengalami luka.

"Terbakar beserta surat-surat, dompet dan handphone (milik sopir)," pungkas Dwi saat dihubungi SURYA.CO.ID.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved