Breaking News:

Berita Nganjuk

Belum Serius Bahas Kursi Wabup Nganjuk, Tetapi PKB Sebut Semua Kadernya Layak Dicalonkan

Ketua DPC PKB Kabupaten Nganjuk, Ulum Basthomi menjelaskan perkiraan kader PKB yang layak dijagokan untuk posisi Wabup Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Ketua DPC PKB Kabupaten Nganjuk, Ulum Basthomi 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sebagai salah sartu partai pengusung kepala daerah Nganjuk, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk tetap masih malu-malu terkait peluang mengisi kekosongan kursi Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk.

Tetapi PKB juga menegaskan bahwa semua kadernya sebenarnya juga layak untuk maju sebagai calon wabup untuk mendampingi Plt Bupati Marhaen Djumadi memimpin daerah.

Ketua DPC PKB Kabupaten Nganjuk, Ulum Basthomi menjelaskan perkiraan kader PKB yang layak dijagokan untuk posisi Wabup Nganjuk. Ulum menilai seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Nganjuk layak menjadi calon Wabup Nganjuk nantinya.

"Karena anggota FPKB dirasa banyak memiliki pengalaman dan semuanya siap bila ditunjuk sebagai calon Wabup Nganjuk," kata Ulum, Rabu (20/10/2021).

Sedangkan mengenai rencana mengisi kekosongan jabatan wabup, menurut Ulum, PKB melakukan konsolidasi internal. Konsolidasi PKB yang rutin digelar setiap bulan tersebut bahkan sudah di luar konteks karena sempat membicarakan posisi Wabup Nganjuk tersebut.

Ulum mengatakan, DPC PKB sebagai salah satu partai pengusung Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih Kabupaten Nganjuk tidak menginginkan jabatan wabup dikosongkan. "Apabila sesuai UU memungkinkan jabatan Wakil Bupati Nganjuk diisi, maka sesuai mekanisme dan aturan memang harus diisi," kata Ulum.

Dikatakan Ulum, pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi dengan partai pengusung lain terkait posisi Wabup Nganjuk tersebut. Meskipun komunikasi tersebut belum dalam tahapan serius tetapi setidaknya ada pembicaraan terkait hal itu.

Di mana pada intinya PKB belum melangkah dan menentukan kebijakan sebelum ada keputusan hukum tetap dari kasus yang menjerat Bupati Nganjuk non aktif, Novi Rahman Hidhayat. "Yang jelas, kita bersama partai pengusung lain akan tetap menunggu putusan hukum terkait kasus yang menjerat Bupati Nganjuk non aktif," ucap Ulum.

Ditambahkan Ulum, sebenarnya banyak anggota FPKB yang dinilai memiliki pengalaman dan semuanya siap bila ditunjuk sebagai calon Wabup Nganjuk. "Untuk itu, saat ini kami terus menunggu dan mengikuti perkembangan yang terjadi. Dan komunikasi dengan parpol pengusung akan terus kami lakukan," ulang Ulum. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved