Breaking News:

Berita Mojokerto

Ning Ita Sebut Status Kota Mojokerto Menjadi PPKM Level 1 sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan status Kota Mojokerto terkini turun  dari PPKM  level 3 menjadi PPKM level 1.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai kegiatan di rumah dinas Sabha Kridatama, Selasa (19/10/2021). 

"Sekarang kita semuanya sudah di PPKM level 1 Kota Mojokerto dan Kota Surabaya," jelasnya.

Masih kata Ning Ita, Pemerintah Daerah juga menekankan seluruh sektor agar melengkapi aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga, masyarakat yang mengakses layanan publik di Kota Mojokerto ini adalah mereka yang sudah divaksin.

"Sehingga ini juga menjadi benteng utama untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ," tandasnya. 

Adapun kebijakan PPKM level 1 di Kota Mojokerto, di antaranya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah tingkat SD dan SMP kapasitasnya tetap 50 persen.
Kemudian, pembatasan PTM di sekolah PAUD sekitar 33 persen dan SDLB, MILB, SMALB, MALB 62 persen.

Disektor non esensial 75 persen Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Sedangkan, pusat perbelanjaan supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko klontong dan pasar swalayan kapasitas pengunjung bisa 100 persen. Terutama, perbelanjaan supermarket dan hypermarket wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Kegiatan makan dan minum di warung, restoran, rumah makan dan PKL diperbolehkan buka maksimal pukul 22.00 WIB dan maksimal pengunjung 75 persen.

Pusat perbelanjaan mall diperbolehkan kapasitas 100 persen maksimal pukul 22.00 WIB dan pengunjung anak-anak didampingi orang tua. Gedung bioskop dan tempat ibadah maksimal kapasitas 75 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved