Breaking News:

Berita Lamongan

Sibuk Kerja Pagi atau Siang, Warga Lamongan Tetap Bisa Divaksin Sore lewat Program SSV

Sebelumnya, berbagai instansi turut terlibat untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut, termasuk Polres Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Program VSS untuk masyarakat yang digelar di pelataran Polres Lamongan, Senin (18/10/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Tidak ada alasan bagi warga Lamongan untuk tidak divaksin meski disibukkan pekerjaan pada pagi atau siang hari. Karena lewat inovasi Wakapolres Lamongan, Kompol Argya Satrya Bhawana, warga Lamongan bisa mendapat kesempatan mengikuti vaksinasi Covid-19 bernama SSV.

SSV ini bukan kepanjangan dari sore-sore viral, tetapi sore-sore vaksin, sebagai salah satu terobosan untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi dan target herd immunity di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Sebelumnya, berbagai instansi turut terlibat untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut, termasuk Polres Lamongan.

SSV memang dibuat untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat terkait tempat vaksin yang mudah dicari, aman dan nyaman dengan melibatkan nakes yang profesional. "Kita gelar vaksinasi lewat program sore - sore vaksin atau SSV, " kata Argya kepada SURYA, Senin (18/10/2021).

Program SSV memberikan kesempatan dan kemudahan bagi masyarakat yang tidak bisa vaksin pada pagi dan siang hari karena alasan bekerja. SSV ini menyusul inovasi sebelumnya yang sudah dilakukan di antaranya, vaksinasi berbasis zona, vaksinasi door to door, swa vaksinasi dan gerai vaksin.

Argya menilai, dari hari ke hari peserta vaksinasi SSV terus meningkat. Itu karena masyarakat yang repot bekerja pagi hingga siang, mau memanfaatkan program vaksinasi sore-sore. Ia mengimbau, warga Lamongan yang repot pada jam kerja bisa ikut vaksin di sore hari pulang kerja yang digelar mulai Senin - Jumat di pelataran Polres Lamongan pukul 16.00 - 19.00 WIB.

"Prinsip kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dan bersama menyukseskan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity, " terang Argya.

Argya mengungkapkan dalam SSV ini polres membuat MoU dengan 6 rumah sakit dan 3 klinik kesehatan.
Polres Lamongan sebagai menyalurkan kebutuhan vaksin Covid-19 kepada rumah sakit dan klinik kesehatan.

"Urdokes Polres juga melaksanakan asistensi terhadap rumah sakit penyelenggaraan vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah guna memberikan kepastian kelayakan sebagai tempat vaksinasi, " ungkapnya.

Dalam dalam upaya ekstra dalam pencapaian target herd immunity, pihaknya memberdayakan 27 polsek jajaran untuk membangun sinergitas dengan 33 Puskesmas di Lamongan.

"Kami ingin memberikan kemudahan rumah sakit untuk mendapatkan vaksin yang mungkin selama ini belum diperoleh secara normal. Itu juga bertujuan mengangkat kepercayaan rumah sakit atau klinik dari dari masyarakat, " tegas Argya.

Enam RS yang digandeng di antaranya, Rumah Sakit Muhammadiyah, RS Muhammadiyah Kalikapas, RS Muhammadiyah Babat, RS Intan Medica Blawi, RS Fatimah, dan Klinik Safaraz Sugio, Sartika dan Klinik Mojopahit. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved