Breaking News:

Berita Nganjuk

Raih 2 Award Bidang Saniter dari Kemenkes, Warga Nganjuk Diharapkan Makin Termotivasi Jaga Kesehatan

"Penyerahan dua penghargaan itu dilakukan secara virtual oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhir pekan lalu," kata Heni, Senin (18/10/2021).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, R Heni Rochtanti (kanan) mewakili Plt Bupati Nganjuk menerima dua penghargaan STBM Award 2021 dari Kemenkes yang digelar secara virtual. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Kabupaten Nganjuk berhasil meraih dua penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award tahun 2021. Penghargaan itu diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menerapkan lima pilar STMB di daerahnya masing-masing.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Nganjuk, R Heni Rochtanti menjelaskan, ada dua penghargaan yang diraih Nganjuk. Pertama,untuk kategori Sanitarian Terbaik yang berhasil diraih Puskesmas Gondang, dan kedua untuk kategori Natural Leader diraih oleh Suyanto sebagai kader Dusun Seloguno, Desa Perning, Kecamatan Jatikalen Nganujuk

"Penyerahan dua penghargaan itu dilakukan secara virtual oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhir pekan lalu," kata Heni, Senin (18/10/2021).

Atas raihan penghargaan tersebut, dikatakan Heni, pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi. Dan pihaknya berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi lebih tinggi, terutama dalam rangka menjaga lima pilar STBM di Nganjuk.

"Ini merupakan buah kerja keras bersama. Semoga lima pilar STBM di Nganjuk terus terjaga, dan masyarakat Nganjuk semakin sehat," ucap Heni.

STBM Award merupakan ajang yang digelar oleh Kemenkes dalam rangka peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) seluruh dunia. Sedangkan tema yang diusung yakni "Mari Beraksi bersama Membuat Cuci Tangan Pakai Sabun Nyata bagi Semua".

Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Kartini Rustandi menjelaskan, penghargaan itu diberikan kepada 68 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melakukan percepatan stop buang air besar sembarangan (BABS).

Penghargaan itu juga diberikan bagi 30 sanitarian, dan 30 kepala desa atau kelurahan. "Penghargaan itu juga diberikan kepada 30 natural leader terbaik yang telah berperan dalam percepatan BABS di Indonesia," tutur Kartini. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved