Breaking News:

Berita Tuban

Polisi Ungkap Judi Online Jaringan Internasional di Tuban, 20 Persen Omzet Tombokan untuk Pelaku

Satreskrim Polres Tuban membekuk pelaku judi online jaringan internasional di wilayah Kecamatan Bangilan.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Tuban AKBP Darman saat ungkap kasus togel jaringan mancanegara. 

SURYA.co.id | TUBAN - Satreskrim Polres Tuban membekuk pelaku judi online jaringan internasional di wilayah Kecamatan Bangilan. 

Tersangka adalah Iswahyudi (52), warga Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan. 

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan yang diterima polisi. 

Saat diamankan, pria kelahiran Lamongan itu kedapatan membawa nomor kupon mancanegara asal Hongkong, Sidney, dan Singapura. 

"Ini merupakan jaringan judi togel luar negeri, ada dari Singapura juga.

Kita tangkap Minggu (17/10) sekira pukul 21.00," kata Kapolres Tuban, AKBP Darman saat ungkap kasus, Senin (18/10/2021). 

Didampingi Kasat Reskrim, AKP M Adhi Makayasa, Kapolres menjelaskan, modus tersangka yaitu menerima tombokan lalu direkap kemudian ditombokan di website jaringan.

Dari kinerjanya tersebut, pelaku mendapatkan 20 persen dari omzet tombokan.

Sedangkan untuk omzet sehari bisa sampai Rp 1 juta. 

Untuk barang bukti yang diamankan tujuh lembar catatan keluaran nomor Hongkong, Sidney dan Singapore.

Lalu satu buah buku rekapan nomor togel, satu buah buku tafsir mimpi, satu buah kotak kecil berisi empat buah bolpoint dan potongan kertas kosong.

Selain itu juga ada uang tunai hasil tombokan Rp. 865 ribu, serta satu unit handphone. 

"Pelaku dan barang bukti kita amankan, kita jerar Pasal 303 ancaman pidana 10 tahun penjara," pungkas Perwira menengah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved