Breaking News:

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Hadiri Munas Alim Ulama PPP di Semarang, Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir sebagai pembicara pada Munas Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
Foto: humas pemprov jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir sebagai pembicara pada Munas Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pondok Pesantren Fadhul Fadhlan Semarang, Senin (18/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir sebagai pembicara pada Munas Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang, Senin (18/10/2021).

Sehari sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menghadiri forum Munas Alim Ulama PPP yang diramaikan oleh ratusan alim dan ulama di Indonesia yang mayoritas hadir secara virtual. 

Siang ini, Khofifah mengisi acara sebagai narasumer di sesi ke V dengan membawakan materi Membangun Indonesia dari Daerah. 

Menurutnya, membangun Indonesia, membangun ummat, dilakukan dengan prinsip empowering atau pemberdayaan. Ini akan bersambung dengan semangat yang diangkat PPP  yaitu Rumah Ulama Istana Ummat. 

"PPP ini rumah ulama, istana ummat. Artinya pemberdayaan ekonomi umat. Dan ini harus dimulai dari yang ultra mikro, baru mikro dan kecil. Kalau ulama maka pemberdayaan bisa dimulai dan dilahirkan dari basis pesantren," tegas Khofifah. 

Empowering berbasis pesantren ini sudah dilakukan di Jatim, dari program yang ia gagas yaitu One Pesantren One Product. Dimana Khofifiah membangun ekosistem wirausaha dengan basis santri atau santripreneur, pesantren lewat koperasinya atau pesantrenpreneur, dan juga masyarakatnya dengan sociopreneur.

"Ekosistemnya sudah jadi, ada training center OPOP, produknya sudah mulai terakses lewat rumah kurasi yang mengkurasi produk UMKM. Dan sudah ada communal branding di OPOP," tegasnya. 

Ia menyontohkan kopi jember, kopi jombang yang kini sudah menggunakan branding yang sama. Menurutnya communal branding ini penting terutama jika marketnya sudah besar.

Maka untuk bisa mencukupi suplai produk bisa menggunakan satu brand yang sama. Ditambah dengan kurasi, maka akan meyakinkan pasar bahwa kualitas merk tersebut sama dan terjaga. 

"Ada prediksi Jack Ma di tahun 2030 ekonomi dunia akan banyak bergantung dengan UMKM, dan 99 persen akan sudah online dan 85 persen sudah ecommerce, maka tranformasi digital akan menjadi satu kesatuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved