Breaking News:

Berita Nganjuk

4 Warga Surabaya dan Kediri Berkumpul di Nganjuk, Saat Digerebek Ternyata Berpesta Sabu

Dari penyelidikan tersebut, ungkap Supriyanto, diketahui para pengedar sabu berada di salah satu kamar rumah kos di Desa Kepuh

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Salah satu dari empat pemakai narkoba diamankan di Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sebuah kamar kos di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk menjadi tempat berkumpulnya para pengedar narkotika jenis sabu. Bahkan ada empat orang tersangka dari Kota Surabaya dan Kabupaten Kediri yang berkumpul di sana, yang ternyata mereka ketahuan sedang mengonsumsi sabu.

Keempat warga Surabaya dan Kediri itu tertangkap tangan sedang memakai sabu saat digerebek anggota Satresnarkoba Polres Nganjuk .

Mereka masing-masing adalah FL (26), warga Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes Kota Surabaya; AALC (23) dan AAP (22), keduanya warga Desa Dayu, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, dan EY (24), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, dari tangan keempat tersangka tersebut diamankan barang bukti satu klip plastik berisi sabu 0,14 gram, seperangkat alat hisap sabu (bong), seperangkat alat timbang dan sejumlah plastik klip kemasan, sejumlah handphone, dan sebagainya.

"Saat ini para tersangka diduga pengedar narkotika jenis sabu dan barang bukti diamankan di Polres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," kata Supriyanto, Senin (18/10/2021).

Dijelaskan Supriyanto, penangkapan para tersangka diduga pengedar sabu tersebut berawal informasi masyarakat yang resah oleh kegiatan penghuni salah satu kamar kos di Desa Kepuh. Selain sering terlihat mabuk, mereka diduga juga mengonsumsi sabu, serta mengedarkan barang haram itu.

"Informasi dari warga itupun dilakukan tindak lanjut oleh tim Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan di Desa Kepuh," tutur Supriyanto.

Dari penyelidikan tersebut, ungkap Supriyanto, diketahui para pengedar sabu berada di salah satu kamar rumah kos di Desa Kepuh. Unit Resnarkoba langsung melakukan penggerebekan di salah satu kamar rumah kos tersebut.

Dan saat digerebek, empat orang tersangka tepergok sedang mengonsumsi sabu. "Keempat orang itu diperiksa serta kamar kos itu digeledah," ujar Supriyanto.

Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan barang bukti peredaran sabu dan peralatan hisap sabu serta sejumlah peralatan pendukung transaksi sabu. Atas barang bukti yang ditemukan tersebut, keempat tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

"Keempat tersangka itupun terancam dijerat dengan UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam hukuman hingga 20 tahun," tegasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved