Breaking News:

Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Salurkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung upaya Ringankan Beban akibat Pandemi

Bantuan uang tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) terus dibagikan jajaran Polres Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
Foto:polres nganjuk
Para PKL dan pemilik Warung yang memenuhi syarat penerima bantuan tunai dari Pemerintah yang disalurkan di Mapolsek Pace, Nganjuk. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Bantuan uang tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) terus dibagikan jajaran Polres Nganjuk. Hal itu dalam rangka meringankan beban berat ekonomi para PKL dan pemilik Warung terdampak Pandemi Covid-19.

Kasieu Polres Nganjuk, Iptu Juni Purwaningrum menjelaskan, bantuan uang tunai bagi PKL dan pemilik Warung tersebut sabanyak Rp 1,2 juta per PKL atau Warung.

Dana tersebut merupakan dana dari Pemerintah Pusat yang penyaluranya diamanahkan kepada Polri.

"Mereka para penerima bantuan uang tunai itu sendiri telah memenuhi persyaratan sebagai penerima BTPKLW yang kami salurkan," kata Juni Purwaningrum, kemarin.

Dijelaskan Juni Purwaningrum, penyaluran bantuan tunai untuk PKL dan Warung tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021.

Di mana bantuan tersebut diperuntukkan bagi Kabupaten dan Kota yang terkena PPKM Level 4.

Dan itu sesuai kriteria penerima bantuan yakni PKL dan Warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

"Jadi, bantuan ini diperuntukkan bagai PKL dan Warung yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19 dan penerapan kebijakan PPKM," ucap Juni Purwaningrum.

Sementara Kapolsek Pace, Iptu Supomo menambahkan, untuk wilayah Kecamatan Pace bantuan uang tunai diperuntukkan bagai 100 PKL dan Warung. Mereka berasal dari 18 Desa di Kecamatan Pace.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan uang tunai kepada PKL dan Warung, dikatakan Supomo, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada penerima bantuan untuk tetap menerapkan Prokes Ketat. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

Disamping itu, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada PKL dan pemilik Warung untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap penyebaran covid-19.

Terlebih, hingga sekarang ini Pandemi Covid-19 masih belum selesai di Kabupaten Nganjuk. Dan masyarakat tidak boleh abai terhadap covid-19.

"Selama kegiatan penyaluran bantuan uang tunai kepada PKL dan Warung dilaksanakan dengan Prokes ketat," tutur Supomo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved