Breaking News:

Berita Surabaya

Garda Bangsa Jawa Timur Ajak Millenial Tak Apatis Politik

Ajakan melek politik itu disadari Garda Bangsa Jatim. Apalagi, pada Pemilu 2024 diprediksi jumlah pemilih pemula mencapai di atas 50 persen.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Parmin
surya.co.id/yusron naufal putra
Suasana salah satu gelaran Muscab Garda Bangsa Jawa Timur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penataan struktur dengan target mencetak sejuta kader yang turut dilakukan Garda Bangsa Jawa Timur, disebut agar organisasi kepemudaan itu dapat terus aktif. 

Di antaranya, turut mengajak kalangan pemuda agar tidak apatis terhadap politik. 

Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Timur Ubaidillah mengungkapkan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang kepemudaan, mereka merasa ajakan melek politik penting agar millenial tidak acuh pada persoalan kebangsaan. 

"Hal itu memang penting apalagi pemuda kan pemimpin di masa depan," kata Ubaidillah saat dikonfirmasi dari Surabaya, Minggu (17/10/2021). 

Ajakan melek politik itu disadari oleh Garda Bangsa Jawa Timur. Apalagi, pada Pemilu 2024 diprediksi jumlah pemilih pemula bisa mencapai diatas 50 persen.

Tentu mengajak millenial agar tidak apatis pada politik menjadi poin penting. 

"Sebagai organisasi sayap partai, tentu kami juga perlu memberikan pendidikan politik," ungkapnya. 

Ubaid menyebut, sekalipun mereka merupakan organisasi sayap PKB, dalam memberikan politik pihaknya tak memaksa untuk bergabung sebagai kader parpol. Pendidikan yang diberikan bakal mengarahkan potensi millenial. 

"Kalau kemudian bergabung bersama di Partai Kebangkitan Bangsa tentu itu bonus bagi kami," ujarnya. 

Menurut Ubaid, secara umum Garda Bangsa bakal berfokus memfasilitasi pemuda pada sejumlah hal. 

Selain politik, di organisasi tersebut dikatakan juga berbicara pada hal pengembangan ekonomi dan sebagainya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved