Breaking News:

Berita Kota Kediri

Ada Ratusan Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Kota Kediri, Mas Abu Siapkan Bantuan Pendidikan

Di Kota Kediri setidaknya ada 271 anak yatim piatu terdampak Covid-19. Anak- anak ini ada yang masih balita sampai mahasiswa.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Penyerahan bantuan simbolis untuk anak yatim terdampak pandemi Covid-19 di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Sabtu (16/10/2021) lalu. 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Salah satu kelompok rentan yang 'terlahir' akibat pandemi Covid-19 adalah anak-anak yang orangtuanya meninggal. Karena anak-anak menjadi korban, Pemkot Kediri pun telah menyiapkan beberapa program untuk penanganan anak yatim piatu terdampak Pandemi Covid-19, salah satunya akan memberikan biaya pendidikannya.

Di Kota Kediri setidaknya ada 271 anak yatim piatu terdampak Covid-19. Anak- anak ini ada yang masih balita sampai mahasiswa.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjelaskan, Pemkot Kediri punya beberapa program. Seperti akan membebaskan biaya pendidikannya supaya dapat menjamin anak-anak itu tidak putus sekolah. "Saya akan carikan jalan lainnya supaya mereka struggle (berjuang) dan lebih percaya diri. Paling tidak kebutuhannya telah tercukupi,” jelas Abu Bakar, Minggu (17/10/2021).

Mas Abu, sapaan wali kota - juga memberikan apresiasi pemberian bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim berupa tabungan dalam bentuk simpanan pelajar bagi 271 anak yatim piatu terdampak Covid-19 di Kota Kediri.

CSR telah diserahkan kepada dua perwakilan anak yatim secara simbolis dalam kegiatan vaksinasi massal di GOR Jayabaya Kota Kediri. Diungkapkan Mas Abu, perlu keterlibatan semua pihak untuk menangani anak-anak yatim piatu yang disebabkan orangtua mereka meninggal dunia akibat Covid-19.

Mengingat anak merupakan harapan masa depan bangsa. Sehingga bantuan CSR berupa tabungan kepada anak-anak yatim piatu terdampak Covid-19 sebesar Rp 1.000.000 per anak, akan sangat bermanfaat.

Saya berterima kasih kepada Bank Jatim Cabang Kediri yang terus berkomunikasi dengan Pemkot Kediri. Beberapa waktu lalu kepolisian juga. Saya rasa ini bagus sekaligus mengedukasi anak muda untuk menabung," Mas Abu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, Triyono Kutut Purwanto mengatakan telah melakukan pendataan anak yatim piatu terdampak Covid-19. Selanjutnya dilakukan assessment untuk mengetahui kebutuhannya.

Dinsos juga melakukan program pendampingan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) oleh pekerja sosial dan psikolog. Hal ini bertujuan untuk memulihkan trauma anak yatim piatu terdampak Covid-19. "Dinsos akan terus berupaya membantu anak-anak ini. Sampai saat ini LDP dan assessment masih kita lakukan," jelasnya.

Dari assessment ini, kalau ada anak yang memerlukan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), maka akan dibantu. "Sudah kita salurkan juga 75 paket sembako dari Pemprov Jatim,” ungkapnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved