Breaking News:

Berita Otomotif

Uji Efisiensi dan Kehandalan BBM DFSK Super Cab di Kemacetan Surabaya, Bawa Semen 1 Ton

Untuk membuktikan keandalan dan efisiensi bahan bakar dari Super Cab, Surya.co.id menguji langsung pikap ini dengan rute Surabaya – Sidoarjo PP.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Parmin
surya.co.id/wiwit purwanto
Menguji efisiensi dan kehandalan DFSK  Supercab dengan muatan semen seberat 1 ton. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perkembangan dunia otomotif yang kian pesat di Indonesia membuat pabrikan mobil terus berinovasi menghadirkan teknologi dan kehandalan dari produknya.

Salah satunya adalah pabrikan mobil DFSK yang menghadirkan kendaraan komersial ringan DFSK  Super Cab.

"DFSK Super Cab dirancang untuk  memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia, baik dari segi konstruksi, fungsinya, tenaga, hingga konsumsi bahan bakar yang ideal bagi konsumen,” kata PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi Jumat (16/10/2021).

Untuk membuktikan keandalan dan efisiensi bahan bakar dari Super Cab, Surya.co.id menguji langsung pikap ini dengan rute Surabaya – Sidoarjo PP dengan mengangkut semen sebanyak 1 ton.

Mengawali perjalanan dari diler DFSK Kenjeran, selanjutnya  menuju diler DFSK di Jalan HR Muhammad. Perjalanan dilanjutkan lewat Jalan Tol menuju diler DFSK Sidoarjo di Jalan Jenggolo.

Perjalanan lancar, setelah dari Sidoarjo rute berikutnya adalah menuju diler DFSK di Jalan AR Hakim, Surabaya dan finish kembali ke Diler  DFSK Kenjeran.

Seperti biasa kemacetan di jalur Surabaya Sidoarjo ini terjadi di sekitar perempatan Gedangan. Selepas Gedangan perjalanan menuju Surabaya cukup lancar.

Metode pengujian kali ini menggunakan DFSK Super Cab yang diisi oleh 2 orang penumpang dengan total jarak tempuh 62 kilometer, menyusuri berbagai kondisi jalan di Surabaya yang beraneka ragam.

Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan teknik full to full, tercatat konsumsi BBM DFSK Super 1.5L Gasoline kali ini bisa menyentuh hasil 12,9 KM/L.

“Uji coba ini sekaligus simulasi bagaimana DFSK Super cab digunakan sehari-hari dengan mengangkat beban yang berat dan menghadapi berbagai kondisi jalan di Surabaya,” jelas Rofiqi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved