Berita Kota Mojokerto

Sambungan Bahan Bakar Tersulut Api, Industri Rumahan Cetakan Kue di Kota Mojokerto Luluh Lantak

diduga berasal dari tungku bahan baku cor aluminium yang menyambar bahan bakar hingga membakar bangunan produksi tersebut.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Petugas Damkar memadamkan api yang membakar gudang produksi home industry cetakan alat dapur di lingkungan Balonggcangkring I, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jumat (15/10/2021). 

SURYA.CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Kebocoran kecil pada sambungan bahan bakar tersulut api dari tungku pengecoran, sebuah industri rumahan cetakan alat dapur di Kota Mojokerto terbakar hebat, Jumat (15/10/2021). Kebakaran yang terjadi pukul 15.00 WIB itu terjadi di sebuah bangunan di lingkungan Balongcangkring I, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

Penyebab kebakaran home industri milik Fathur Rozi (41) itu diduga berasal dari tungku bahan baku cor aluminium yang menyambar bahan bakar hingga membakar bangunan produksi tersebut.

Penanggung jawab produksi home industri cor aluminium, Galih Prasetyo (34) mengatakan, sebelum kejadian ada aktivitas melebur bahan baku aluminium untuk dicetak menjadi alat dapur dan cetakan kue. Ada lima bekerja di dalam gudang produksi tersebut.

"Tiba-tiba api dari tungku pengecoran bahan baku aluminium menyambar bahan bakar seketika api membesar," ungkap Galih di lokasi kejadian, Jumat (10/10).

Galih menjelaskan, pemicu kebakaran diduga berasal dari kebocoran sambungan bahan bakar yang tersambar api dari tungku pengecoran bahan aluminium. Bahan bakarnya adalah oli bekas untuk melebur bahan baku aluminium.

Saat itu, para pekerja berupaya memadamkan namun api begitu cepat menjalar hingga membakar atap kayu. "Kebakaran saat produksi dari sambungan bahan bakar oli bekas menggunakan pipa paralon yang diduga meleleh terkena panas dan tersambar api," jelasnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Mojokerto berhasil memadamkan api dan melakukan pembasahan. Gudang produksi UD Rosita pengecoran aluminium yang hangus terbakar seluas 10 meter x 10 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini namun kerugian diperkirakan mencapai belasan juta. "Akibat kebakaran kerugian diperkirakan sekitar kurang lebih Rp 15 juta," ucap Galih. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved