Sabtu, 18 April 2026

Berita Surabaya

Polisi Surabaya Tangkap Dua Pria Pengangguran Ini karena Transaksi Sabu

Polisi kemudian menginterogasi tersangka dan mendapatkan nama MD sebagai penyuplai narkoba ini.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polrestabes Surabaya
Dua tersangka saat di Mapolrestabes Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Lama menganggur membuat dua pria ini malah memilih cara yang salah saat mencari uang, menjual narkotika jenis sabu.

Keduanya yakni AF (25) warga Tambak Dalam Baru Surabaya dan NF (41) warga Gadel Jaya Praja Selatan, Surabaya diringkus anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Awalnya polisi menangkap AF, di rumahnya dengan barang bukti tiga poket sabu.

Tak hanya itu,polisi juga menemukan 100 butir pil koplo berlogo Y.

Polisi kemudian menginterogasi tersangka dan mendapatkan nama MD sebagai penyuplai narkoba ini.

"Pengakuan AF, ia mendapat narkoba dari MD," kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri melalui Kasihumas Kompol M Fakih, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Gara-gara Sopir Mengantuk, Mobil yang Dikendarainya Tabrak Median Jalan Lalu Terbaik di Ponorogo

Tak ingin buruannya kabur, polisi yang mendapat informasi itu langsung menyelidiki keberadaan MD.

Dibantu AF, polisi kemudian melakukan under cover buy guna memancing MD keluar dari tempat persembunyiannya.

"Kami minta saudara AF untuk memesan kembali narkotika guna memancing MD keluar," imbuhnya.

Mereka kemudian bertemu di Pom Bensin Jalan Demak dan MD pun langsung diringkus polisi.

Tersangka AF membeli narkoba ini ke tersangka MD seharga dua juta rupiah dan mendapatkan sabu seberat 2 gram.

"Namun uang yang diberikan masih satu juta, sisanya setelah batang habis," ungkapnya.

Pengakuan AF, usai mendapat sabu dari MD ia langsung membaginya menjadi 11 poket.

Sebanyak enam poket sudah laku, dua poket habis digunakan sendiri, sementara tiga poket yang hendak dijual namun lebih dulu diamankan polisi sebagai barang bukti.

"Pengakuan tersangka ia sudah tiga kali membeli narkoba ke MD. Ia menjual per poket Rp 150-200 ribu," terangnya.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved