PON Papua

Klasemen Akhir Perolehan Medali PON XX Papua 2021 - Jatim Ketiga dan Komentar Erlangga Satriagung

Jatim gagal meraih juara umum pada gelaran PON XX Papua 2021. Jatim hanya mampu finish di posisi ketiga

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami
Foto: koni jatim
Tim Aeromodeling Jatim seusai meraih gelar juara umum di PON XX Papua.Klasemen Akhir Perolehan Medali PON XX Papua 2021 - Jatim Finish Posisi Ketiga dan Komentar Erlangga Satriagung 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | JAYAPURA - Jawa Timur (Jatim) gagal meraih juara umum pada gelaran PON XX Papua 2021. Jatim hanya mampu finish di posisi ketiga dengan raihan 110 medali emas, 89 medali perak dan 87 perunggu.

Medali emas yang didapat Jatim sama dengan jumlah emas yang didapat DKI Jakarta. Hanya saja Jatim kalah perolehan perak dan perunggu.

DKI mengemas 110 emas, 91 perak dan 100 perunggu. Sedangkan Jabar menjadi juara umum PON dengan 132 emas, 104 perak dan 117 perunggu dalam klasemen akhir perolehan medali PON XX Papua 2021.

Sementara itu tuan rumah Papua, berada di posisi keempat dengan perolehan 93 emas, 66 perak dan 102 perunggu.

Dari hasil ini, Jatim turun satu tingkat dibanding PON Jabar 2016. Di PON Jabar lalu, Jatim finish posisi kedua dan DKI Jakarta di posisi ketiga. Sedangkan Jabar masih tetap jadi jawara.

Bagi Jatim, capian medali akhir tersebut juga gagal menuhi target. Jatim berangkat ke PON XX Papua 2021 dengan terget 136 keping emas.

Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, ada beberapa hal yang membuat Jatim akhirnya berada di posisi ketiga. Salah satunya banyak cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan Jatim, namun tidak dipertandingkan di PON Papua.

Seperti diketahui, pada PON Papua ini, 10 cabor dicoret, yakni balap sepeda, bridge, dansa, gateball, golf, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja, dan woodball.

Padahal ski air, balap sepeda, dan golf menjadi cabor unggulan alias lumbung medali emas Jatim.

Selain itu, pada PON Papua ini, Jatim tidak mengikuti pertandingan di banyak nomor.

"Di PON ini, sangat banyak nomor yang tidak diikuti Jatim. Misalnya di atletik, atletik itu ada 46 nomor kalau tidak salah. Itu Jatim hanya ikut beberapa nomor saja, dan mayoritas itu beregu. Sementara Jabar dan DKI hampir ikut semuanya. Itu nanti akan kami carikan pelatih di nomor-nomor yang kosong, karena memang sampai sekarang nomor-nomor yang tidak kami ikuti itu pelatihnya tidak ada. Di dayung juga begitu," sambung Erlangga Satriagung, Jumat (15/10/2021).

Usai PON Papua ini, pihaknya akan menggelar evaluasi terkait semua pihak dan juga terkait apapun yang berhubungan dengan cabor.

"Kami akan evaluasi semua cabang olahraga sampai bulan Desember mendatang. Nanti akan kami bentuk tim untuk rekrutmen atlet dan pelatih, pola rekrutmennya akan diubah. Akan lebih kami sempurnakan," pungkas Erlangga.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved