Breaking News:

alur Blackspot Jadi Perhatian Jasa Raharja Penanganan Pertama Korban Laka Lantas

Penanganan pertama korban kecelakaan lalulintas menjadi sangat penting karena dapat menyelamatkan jiwa seseorang yang mejadi korban.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Rahadian Bagus
istimewa
Lembaga terkait bersama komunitas masyarakat berlatih dalam pertolongan pertama korban kecelakaan lalulintas di jalur rawa laka 

SURYA.CO.ID| Pentingnya pertolongan pertama korban kecelakaan lalulintas (laka) dan menekan angka fatalitas, PT Jasa Raharja melatih sejumlah komunitas dalam penanganan korban laka di sekitar jalur rawan laka (blackspot).

Pelatihan diberikan kepada 65 orang perwakilan komunitas masyarakat di lima Kota/kabupaten di JawaTimur, yakni Surabaya, Malang, Kediri, Madiun, dan Probolinggo.

Agar pelatihan ini mengena beberapa narasumber kompeten dihadirkan, yakni Kabid Dokes Polda Jatim dr. Erwin Zainul Hakim, Mar. S, Kasi Kecelakaan Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Kompol Hendry Ferdinand Kennedy SH, SIK, MIK serta Tim Biddokes PoldaJatim dr. Adam Sp. An,

Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pelatihan dibuka Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana danDirektur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Kushariyanto.

Juga hadir Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Jawa Timur Hervanka Tri Dianto, KepalaPerwakilan Surabaya, Malang, Kediri, Probolinggo dan Madiun.

“Penanganan pertama korban kecelakaan lalulintas menjadi sangat penting karena dapat menyelamatkan jiwa seseorang yang mejadi korban. Dari sini masyarakat dapat mengetahui dan bertindak cepat memberikan pertolongan dan tidak sekadar menjadipenonton,” jelas Dewi Aryani, Kamis (14/10/2021).

Pada kesempatan ini Jasa Raharja juga memberikan bantuan berupa rompi dan alat P3K kepada para relawan.

“Ini bentuk dukungan kepada fasillitas kesehatan dan layanan tanggap darurat terdekat di lokasi rawan kecelakaan guna menekan fatalitas korban laka.” Lanjut Dewi.

Bantuan diberikan kepada Puskesmas Krembangan, Puskesmas Saradan, Puskesmas Mrican, Puskesmas Sumber Kucung, dan Command Center 112 Probolinggo.

Rencananya program ini akan diperluas ke daerah-daerah rawan kecelakaan lainnya di seluruh Indonesia.

Selain pelatihan, Jasa Raharja sebelumnya juga melakukan pelatihan bagi kaum disabilitas korban kecelakaan agar mereka menjadi lebih mandiri dan bersemangat lagi melalui program Jasa Raharja Resilience Program.

Materi pelatihan berupa pelatihan digital, barista, basic coding, dan front end web development. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved