Breaking News:

Berita Situbondo

Target PAD dari Retribusi Dipastikan Meleset, DPRD Minta Setiap OPD Kembangkan Potensi Pendapatan

Hal ini terungkap saat Pansus DPRD melakukan hearing dengan 15 OPD di ruang gabungan fraksi DPRD Situbondo, Kamis (14/10/2021).

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
DPRD Situbondo melakukan hearing bersama belasan kepala OPD di ruang gabungan fraksi, Kamis (14/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Situbondo dipastikan sulit tercapai pada 2021 ini. Sampai menjelang akhir 2021 ini, capaian retribusi di setiap OPD ternyata masih rendah.

Hal ini terungkap saat Pansus PAD di DPRD melakukan hearing dengan 15 OPD di ruang gabungan fraksi DPRD Situbondo, Kamis (14/10/2021).

Meski masih ada sisa waktu dua bulan sebelum tutup tahun 2021, tetapi banyak OPD yang tidak akan mampu mencapai target retribusi yang ditentukannya sendiri. Salah satunya di Dinas Perikanan Situbondo.

Kepala Dinas Perikanan, Sopan Efendi mengatakan, sampai saat ini capaian retribusi di dinasnya baru mencapai 44 persen. Sopan beralasan, rendahnya capaian itu karena banyaknya kendala di lapangan.

Salah satu penyebabnya, terjadinya keterlambatan pengesahan APBD sehingga penebaran bibit mundur serta menurunnya kunjungan di Kampung Kerapu selama masa PPKM di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, lanjut Sopan, peralatan milik Dinas Perikanan juga tidak banyak dioperasikan. "Eskavator yang kita miliki tidak bisa disewakan karena hingga dua tahun ini belum ada perbaikan," kata mantan Camat Sumbermalang ini.

Padahal target PAD dari Dinas Perikanan selama 2021 mencapai Rp 1,3 miliar. Tetapi sampai 10 bulan terakhir baru tercapai Rp 445 juta. "Untuk tahun sebelumnya kita selalu memenuhi target, bahkan bisa lebih," tukasnya.

Sementara Ketua Pansus PAD, H Faisol membenarkan adanya penurunan pendapatan retribusi dari sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Situbondo pada 2021. "Belum tercapai target itu, meski rata-rata sudah di atas 50 persen, " kata Faisol.

Untuk mendongkrak PAD itu, DPRD akan meminta setiap kepala dinas mencari potensi yang bisa menghasilkan pendapatan. "Pekan depan kita minta setiap kepala dinas menuliskan apa inovasi dan strateginya," ujar Faisol.

Ia pun mengakui bahwa pandemi juga telah menbuat sektor pariwisata di Situbondo tidak berdaya, sehingga diperlukan langkah-langkah untuk memulihkan sektor itu sebagai pendorong penambahan PAD. "Tetapi memulihkan wisata juga tidak memudah itu," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved