Breaking News:

Suku Bunga Kredit Masih Berpotensi Turun

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, ruang penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) masih terbuka.

Editor: Rudy Hartono
net
Salah satu kantor cabang CIMB Niaga 

SURYA.co.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk masih membuka ruang bagi penurunan suku bunga kredit yang disalurkan perseroan. Hal itu selaras dengan rendahnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan upaya peningkatan komposisi dana murah atau Current Account and Saving Account (CASA) terhadap total dana pihak ketiga (DPK).

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, selama biaya kredit atau cost of fund (CoF), bisa ditekan, maka ruang penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) masih terbuka. "Sejauh cost of fund bisa lebih keci lagi, (SBDK) itu kami pasti akan turunkan. Jadi saya rasa itu akan dinamis," katanya dalam wawancara bersama Kompas.com, Kamis (14/10/2021). Namun demikian, ruang penurunan tersebut diproyeksi tidak akan terlalu besar, sebab SBDK bank dengan kode emiten BNGA itu sudah berada di level yang relatif rendah.

Berdasarkan situs resmi perusahaan, saat ini SBDK CIMB Niaga berada di posisi 9 persen untuk kredit korporasi, 9,25 persen untuk kredit ritel, 7,25 persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan 8,5 persen untuk kredit konsumsi non KPR. "Terutama untuk ritel dan korporasi, suku bunga kami sudah sangat bersaing dibanding dengan BUKU IV lain," ujar Lani. Untuk terus menekan CoF, CIMB Niaga berencana untuk terus meningkatkan porsi CASA, dengan target mencapai 70 persen DPK. Adapun rasio CASA terhadap DPK CIMB Niaga hingga paruh pertama tahun ini mencapai 62,4 persen. "Jadi ada potensi (SBDK) untuk turun terus? Mungkin saya rasa masih ada untuk ke depan," ucap Lani.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved