Breaking News:

Berita Sidoarjo

Sosok Wawan Setyo Budi Utomo, Kades di Sidoarjo Kena OTT Pungli Urus Tanah, Tak Bayar Tak Diurus

Berikut ini sosok Wawan Setyo Budi Utomo alias WS (45) yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Polres Sidoarjo di rumahnya pada Kamis (7/10/202) malam.

Editor: Iksan Fauzi
Dok. Polresta Sidoarjo
Kades Klantingsari Kecamatan Tarik Sidoarjo, Wawan ditangkap setelah melakukan pungli pengurusan tanah kepada empat warganya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berikut ini sosok Wawan Setyo Budi Utomo alias WS (45) yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Polres Sidoarjo di rumahnya pada Kamis (7/10/202) malam.

Wawan adalah Kepala Desa Klantingsari Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Rupanya, selama ini diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada warganya yang mau mengurus tanah.

Modus operandi yang dilakukan, Wawan diduga mempersulit warga yang tak mau bayar pengurusan tanah alias tak bayar tak diurus.

Menurut keterangan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Wawan telah melakukan pungli kepada empat warganya.  

Hal itu terungkap ketika anggota Tim Saber Pungli Polresta Sidoarjo melakukan OTT dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Wawan tak sendiri, dia dibantu staf administrasi berinisial AI yang diberi tugas membuat surat kepemilikan bagi warga yang belum memiliki surat kepemilikan hak untuk pengurusan PTSL.

"Kades Klantingsari ditangkap di rumahnya Kamis lalu, barang buktinya uang tunai Rp 8.750.000," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro melalui keterangan tertulis, Kamis (14/10/2021).

Wawan, Kades Klantingsari Kecamatan Tarik Sidoarjo ditangkap polisi karena melakukan pungli pengurusan surat tanah kepada empat warganya.
Wawan, Kades Klantingsari Kecamatan Tarik Sidoarjo ditangkap polisi karena melakukan pungli pengurusan surat tanah kepada empat warganya. (Dokumentasi Polresta Sidoarjo)

"Nilainya beragam, ada yang Rp 350.000, ada yang Rp 850.000 hingga persentase nilai jual beli tanah sebesar 5 persen," ujarnya.

Rupanya, Wawan mematok pungli pembuatan surat keterangan hibah sebesar Rp 350.000, biaya pembuatan surat keterangan waris Rp 850.000, serta biaya surat jual beli tanah sebesar 5 persen dari nilai jual beli tanah.

Dari hasil pendalaman, polisi juga mengamankan buku rekening tersangka Wawan yang berisi sekitar Rp 60 juta, ponsel, hingga laptop.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved