Breaking News:

Persebaya Surabaya

Persebaya U-18 Menang di Uji Coba Terakhir Sebelum Turun di Kompetisi EPA Liga 1 2021 di Bandung

Persebaya Surabaya U-16 dan U-18 terus memaksimalkan persiapan menuju kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2021

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Persebaya U-18 Menang di Uji Coba Terakhir Sebelum Turun di Kompetisi EPA Liga 1 2021 di Bandung 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya U-16 dan U-18 terus memaksimalkan persiapan menuju kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2021. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Bandung mulai 18 Oktober 2021.

Sebagai salah satu kontestan turnamen, Persebaya EPA U-18 terus menggeber persiapan melalui uji coba. Kali ini Persebaya U-18 menjajal tim Gartiva Academy di lapangan Kebraon, Surabaya, Kamis (14/10/2021).

Bajul Cilik -sebutan Persebaya EPA U-18- tampil menguasai jalannya pertandingan. Penampilannya begitu meyakinkan di segala sektor. Babak pertama Persebaya EPA U-18 berhasil mencuri angka terlebih dahulu. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua tensi permainan sedikit diturunkan. Kendati demikian, tim besutan Lulut Kistono kembali menyarangkan bola ke gawang lawan. Skor berubah menjadi 4-0 sampai berakhirnya babak kedua.

Pelatih Gartiva Academy, Nugroho Mardianto, menyatakan, uji coba kali ini merupakan pelajaran yang berharga bagi anak asuhnya.

Menurut Nugroho Mardianto, para pemain beserta staf pelatih terus berusaha menampilkan kemampuan mengolah kulit bundar yang terbaik.

"Kalah menang bagi saya bukan menjadi persoalan. saya sama anak-anak beserta staf pelatih menampilkan permainan sepak bola yang baik dan benar. Baik secara taktikal tim serta Compact Defense," ujar Nugroho Mardianto.

Eks bek Persebaya Surabaya ini menuturkan, jika mampu menang adalah bonus tersendiri. Pada dasarnya, Gartiva Academy melihat permainan berdasarkan ukuran kemampuan anak dalam menjalankan arahan dari pelatih.

"Selalu ada evaluasi dan kami rutin uji coba semua lawan. Baik per lini setiap taktikal tim pasti evaluasi. Rencana kedepan setiap minggu ada latihan tiga kali dan uji coba satu kali," jelasnya.

"Materi pemain kelahiran tahun 2002-2004. Usia masih 17, 18 dari tim yang saya punya kebanyakan sudah masuk lolos ke liga 3," imbuhnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved