Breaking News:

Berita Surabaya

Inilah Postur APBD 2022 Kota Surabaya yang Diproyeksikan Tembus Rp 10 Triliun Lebih

Kekuatan APBD Kota Surabaya pada 2022 tahun depan diproyeksikan akan tembus dua digit triliun kembali.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kekuatan APBD Kota Surabaya pada 2022 tahun depan diproyeksikan akan tembus dua digit triliun kembali. Ketua DPRD Surabaya menyebut postur ABPD Kota Surabaya akan sampai pada nominal Rp 10,173 triliun.

Besaran tersebut juga sudah disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dalam pengantar rapat RAPBD 2022. Disampaikan, bahwa kekuatan belanja tahun depan mencapai Rp 10,173 triliun. Sedangkan pendapatan daerah diproyeksikan Rp 9,301 triliun.

"Terima kasih Pemkot Surabaya telah memasukkan dokumen RAPBD 2022 lebih awal. Di Rapat Banmus sepakat siap mengesahkan APBD 2022 pada 10 November, tepat Hari Pahlawan," ujar Katua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, Kamis (14/10/2021).

Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD (R-APBD) 2022 telah disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi. Pendapatan daerah akan dioptimalisasi. DPRD Kota Surabaya mendorong pos-pos pendapatan daerah dimaksimalkan.

Selain itu, juga mencermati beberapa pos-pos belanja yang penting. Terutama tangi berkaitan dengan hajat hidup masyarakat luas.

Seperti di bidang pendidikan, anggaran harus di atas 20 persen. Di antaranya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan level SD dan SMP Negeri dan bantuan sekolah-sekolah swasta melalui BOPDA. Juga untuk pembelian seragam siswa-siswa tidak mampu.

“DPRD Kota Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi juga telah sepakat untuk mengalokasikan beasiswa untuk pelajar SMA/SMK yang tidak mampu. Untuk membantu SPP dan pembelian seragam,” kata Adi, yang juga Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Secara garis besar, kata Adi, kebijakan di Kota Surabaya tahun depan berkisar pada dua hal yakni penuntasan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Dikatakan, karena itu DPRD akan mencermati betul anggaran kesehatan termasuk tercukupinya insentif para tenaga kesehatan.

“Juga agenda-agenda pemulihan ekonomi terutama sektor UMKM, penanganan angkatan kerja yang terus bertambah, dan pembangunan infrastuktur serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat,” kata Adi.

Dokumen Rancangan APBD tahun 2022 dimasukkan Pemkot Surabaya ke Kantor DPRD, pekan ini. Setelah pengesahan KUA PPAS APBD 2022 tanggal 7 Oktober lalu.

“Kemudian kami menindaklanjuti dengan menggelar rapat Badan Musyawarah untuk penjadwalan rapat paripurna pertama hingga pengesahan APBD tahun 2022,” kata Adi yang asli Blitar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved