Breaking News:

Berita Lamongan

Eksplorasi di Laut Lamongan Menjanjikan, BPCB Jatim Merekam Objek Diduga Kapal Van der Wijk

Dengan pendokumentasian tersebut, BPCB menilai tahapan eksplorasi bisa dihentikan sementara, dan akan dilanjutkan Sabtu (16/10/2021).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
Eksplorasi di Laut Lamongan Menjanjikan, BPCB Jatim Merekam Objek Diduga Kapal Van der Wijk - bpcb-temukan-bangkai-kapal-van-der-wijk-lamongan-1.jpg
istimewa
Dokumen terakhir yang memperlihatkan bentuk utuh kapal Van der Wijk yang tenggelam di lepas laut Brondong, Lamongan.
Eksplorasi di Laut Lamongan Menjanjikan, BPCB Jatim Merekam Objek Diduga Kapal Van der Wijk - bpcb-temukan-bangkai-kapal-van-der-wijk-lamongan-2.jpg
surya/hanif manshuri
Tim BPCB Jatim menunjukkan hasil dokumentasi bangkai kapal Van der Wijck yang terdeteksi di kedalaman laut di Lamongan, Kamis (14/10/2021).

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Penyelaman yang dilakukan tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di lepas laut Brondong, Lamongan, untuk menemukan bangkai bersejarah kapal Van der Wijk, Kamis (14/10/2021), mulai mendekati titik terang. Karena BPCB mendeteksi objek yang diduga bangkao kapal Van der Wijck pasa 17 mil lepas pantai Brondong.

Dan tidak hanya itu, tim penyelam juga berhasil mendokumentasikan atau merekam dalam bentuk video, objek yang diduga sebagai kapal legendaris tersebut.

Dengan pendokumentasian tersebut, BPCB menilai tahapan eksplorasi bisa dihentikan sementara, dan akan dilanjutkan Sabtu (16/10/2021).

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubika yang dikonfirmasi mengatakan, eksplorasi lebih baik daripada eksplorasi yang dilakukan pada April silam.

Menurut Rubika, tim penjelajah berhasil mendapatkan titik terang dan menemukan jejaknya. Lebih dari itu, tim BPCB juga berhasil mendokumentasikan keberadaan kapal yang tenggelam pada 1936 itu.

"Progress-nya jauh lebih menggembirakan dari eksplorasi pertama. Kala itu (eksplorasi pertama) tidak berhasil mendokumentasikan bangkai kapal di bawah laut," kata Rubika kepada SURYA, Kamis (14/10/2021) petang.

Kapal Van der Wijck sering disebut sebagai Titanic-nya Indonesia karena merupakan kapal mewah pada zamannya dan ditenggarai selain bermuatan penumpang, kapal ini juga bermuatan sejumlah barang perairan Brondong.

Dari pantauan sonar diketahui, jika kapal memiliki panjang lebih dari 150 meter dan tenggelam pada kedalaman 28-38 meter di bawah permukaan laut.

Siti menjelaskan, keberhasilan tim arkeolog BPCB Jatim menemukan bangkai kapal dengan sejuta kisah menarik tersebut, masih perlu pendalaman.

"Pendalaman itu dilakukan untuk memperkaya dokumentasi. Alhamdulillah eksplorasi hari ini ada perkembangan yang cukup menggembirakan, berhasil mendapatkan dokumentasi videonya," ujarnya.

Dan Sabtu (16/10/2021) nanti, BPCB Jatim direncanakan akan menambah tenaga penyelam lebih banyak lagi untuk mendapatkan visual yang lebih beragam dari berbagai sisi yang bisa dijangkau.

Setelah difoto dan divideokan, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi untuk memastikan, apakah benar itu Van der Wijck. Juga untuk memastikan bahwa itu memang kapal Belanda yang selama ini hilang di Laut Jawa pada 1936. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved