Breaking News:

Berita Malang Raya

Dispenser Masker Inovasi FT Universitas Brawijaya dan Polresta Malang Kota, Begini Cara Pakainya

Untuk pembuatan satu alat dispenser masker, dibutuhkan biaya hanya Rp 1,5 juta.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya, Prof. Ir. Hadi Suyono (kanan memegang mik) didampingi Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat memberikan penjelasan dalam launching alat dispenser masker, Kamis (14/10/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Dengan menggandeng Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya, Polresta Malang Kota meluncurkan inovasi dispenser masker, Kamis (14/10/2021) siang.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, pembuatan dispenser masker berawal dari ide Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto.

"Jadi, Kapolresta Malang Kota memiliki ide, untuk menciptakan alat yang bisa mengeluarkan masker layaknya vending machine (mesin jual otomatis). Dari situlah, kami mengimplementasikan ide tersebut," ujarnya.

Setelah itu, pria yang akrab disapa Yoppi ini mencari mahasiswa yang bisa membuat alat tersebut.

Akhirnya, Yoppi bertemu dengan tiga mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

"Setelah itu, saya mengutarakan ide tersebut kepada tiga mahasiswa itu. Mereka pun menyanggupi untuk membuat alat tersebut," tambahnya.

Setelah dilakukan riset selama satu bulan, mesin dispenser masker itu pun tercipta.

Untuk pembuatan satu alat dispenser masker, dibutuhkan biaya hanya Rp 1,5 juta.

Yoppi mengaku, tidak menemui kendala dalam riset dispenser masker tersebut.

"Kendalanya mungkin hanya di bagian per sama nosel. Namun, kendala itu bisa diselesaikan dengan cepat. Dan kami membuat tiga unit mesin dispenser masker," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan selain dapat mengeluarkan masker, mesin dispenser masker juga dapat mengeluarkan hand sanitizer.

"Untuk kapasitasnya, berisi 70 masker dan 50 mililiter cairan hand sanitizer. Nantinya, tiga dispenser masker ini akan kami letakkan di tiga tempat, yaitu di lobi Polresta Malang Kota, pos polisi Mitra Satu, dan Taman Krida Budaya Jatim yang terletak di Jalan Soekarno Hatta. Sehingga bagi masyarakat yang lupa membawa masker, dapat memanfaatkaatkan alat tersebut," bebernya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya, Prof. Ir. Hadi Suyono bersyukur, pihaknya dapat membantu Polresta Malang Kota dalam menciptakan alat dispenser masker.

"Kami bersyukur sekaligus gembira dengan alat dispenser masker yang dilaunching ini. Melalui mahasiswa kami, peralatan ini dapat tercipta dan digunakan Polresta Malang Kota dalam membantu masyarakat. Dan kami bersama dengan Kapolresta Malang Kota, perlu brainstorming untuk meneliti bersama. Karena mungkin ke depan, kita akan membantu produksi lebih banyak dispenser masker," tandasnya.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved